Jawa Pos Radar Lawu - Gunung Lawu, menjadi tujuan favorit bagi para pendaki, termasuk pendaki tektok atau mereka yang mendaki dan turun pada hari yang sama.
Namun, insiden lima pendaki yang terserang hipotermia baru-baru ini mengingatkan pentingnya persiapan matang sebelum mendaki.
Berikut beberapa tips penting agar pendakian ke Gunung Lawu aman dan bebas dari risiko hipotermia.
1. Memantau Prakiraan Cuaca
Cuaca di pegunungan bisa berubah dengan cepat. Sebelum memulai pendakian, pastikan untuk memantau prakiraan cuaca setidaknya satu hingga dua hari sebelumnya.
Jika ada peringatan tentang cuaca buruk atau suhu ekstrem, sebaiknya pertimbangkan untuk menunda pendakian.
2. Pakaian Berlapis dan Tahan Air
Gunakan pakaian berlapis untuk mengatur suhu tubuh dengan baik.
Lapisan pertama harus mampu menyerap keringat, lapisan kedua sebagai penghangat, dan lapisan luar harus tahan angin serta air.
Jaket windproof atau waterproof sangat disarankan, terutama jika mendaki dalam kondisi berangin atau hujan.
Baca Juga: CERITA MISTERI | Ngruwat (13) - Dapat Ilham Lakukan Adat, Tradisi, dan Budaya Jawa dengan Cara Lain
3. Perlengkapan Tambahan yang Wajib Dibawa
Jangan pernah menganggap enteng kebutuhan peralatan mendaki.
Perlengkapan penting yang harus dibawa meliputi:
- Sleeping bag dan emergency blanket
- Topi hangat dan sarung tangan
- Senter atau headlamp dengan baterai cadangan
- Camilan berenergi tinggi dan minuman hangat dalam termos
4. Asupan Makanan dan Minuman yang Cukup
Pastikan tubuh memiliki energi yang cukup dengan mengonsumsi makanan yang kaya karbohidrat dan protein sebelum dan selama pendakian.
Minum air hangat atau minuman berenergi secara berkala untuk menjaga suhu tubuh.
5. Mendaki dalam Kelompok
Selalu mendaki bersama kelompok untuk meningkatkan keamanan.
Jika satu anggota kelompok mengalami gejala hipotermia, seperti menggigil parah, lemas, atau bicara cadel, anggota lain bisa memberikan pertolongan pertama dan mencari bantuan lebih cepat.
6. Kenali Tanda-Tanda Hipotermia
Penting untuk mengenali tanda-tanda awal hipotermia, seperti:
- Kulit pucat dan menggigil
- Kelelahan atau kantuk yang tidak biasa
- Sulit berbicara dan kehilangan koordinasi
Jika gejala ini muncul, segera cari tempat berlindung dan upayakan pemanasan tubuh dengan selimut, pakaian kering, atau minuman hangat.
7. Latihan Fisik Sebelum Mendaki
Mendaki Gunung Lawu membutuhkan stamina yang prima.
Lakukan latihan fisik, seperti jogging atau hiking ringan, sebelum pendakian untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Ini membantu tubuh beradaptasi lebih baik saat menghadapi cuaca dingin dan medan yang menantang.
8. Komunikasi dan Alat Navigasi
Bawa peta jalur pendakian dan alat navigasi seperti GPS atau kompas.
Komunikasikan rencana pendakian kepada kerabat atau pihak basecamp, sehingga jika terjadi keadaan darurat, bantuan bisa datang lebih cepat. (kid)
Editor : Nur Wachid