Jawa Pos Radar Lawu - Banyak orang terbiasa membasahi bibir dengan air liur saat terasa kering. Meski memberikan sensasi lembap sesaat, kebiasaan ini ternyata tidak dianjurkan. Menurut para ahli dermatologi, air liur akan cepat menguap, sehingga justru menghilangkan kelembapan alami pada bibir dan membuatnya semakin kering. Setelah bibir mengering, seseorang biasanya akan kembali menjilat bibir, sehingga terbentuk siklus yang terus berulang.
Bibir Kering Bisa Memicu Perubahan Warna
Air liur mengandung enzim pencernaan yang berfungsi membantu memecah makanan, bukan melembapkan kulit. Saat enzim tersebut terus-menerus mengenai permukaan bibir, lapisan pelindung bibir dapat mengalami iritasi. Pada sebagian orang, iritasi yang berlangsung berulang dapat menyebabkan peradangan dan hiperpigmentasi pascainflamasi, sehingga bibir tampak lebih gelap. Namun, bibir yang menghitam tidak selalu disebabkan oleh kebiasaan menjilat bibir. Faktor lain seperti paparan sinar matahari, merokok, dehidrasi, atau kondisi medis tertentu juga dapat berperan.
Gunakan Lip Balm agar Bibir Tetap Lembap
Daripada membasahi bibir dengan air liur, para ahli menyarankan menggunakan lip balm yang mengandung bahan pelembap seperti petroleum jelly, shea butter, atau ceramide. Minum air putih yang cukup juga membantu menjaga kelembapan bibir dari dalam. Jika bibir sering pecah-pecah atau berubah warna dalam waktu lama, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya. (*)
Anggie Putri Wijayanti, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Cleveland Clinic, Healthline, American Academy of Dermatology (AAD)