Jawa Pos Radar Lawu - Panas dalam sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman di tenggorokan, terutama saat makan dan berbicara.
Kondisi ini umumnya ditandai dengan tenggorokan kering, nyeri, hingga kesulitan menelan.
Meski banyak orang memilih obat kimia, sebenarnya ada berbagai cara alami mengobati panas dalam yang efektif, aman, dan mudah dilakukan di rumah.
Metode ini juga membantu menjaga kelembapan tenggorokan sekaligus mempercepat pemulihan.
Berikut tujuh cara alami yang bisa Anda coba untuk meredakan panas dalam.
1. Minum Madu Secara Rutin
Madu dikenal sebagai bahan alami dengan sifat antiinflamasi, antibakteri, dan antioksidan.
Mengonsumsi satu sendok makan madu dua kali sehari dapat membantu meredakan sakit tenggorokan akibat panas dalam.
2. Konsumsi Minuman Dingin atau Hangat
Minuman dingin maupun hangat sama-sama bermanfaat untuk menjaga kelembapan tenggorokan.
Minuman hangat dapat menenangkan iritasi, sementara minuman dingin seperti es krim bisa membantu mengurangi rasa nyeri.
3. Berkumur dengan Air Garam
Berkumur dengan larutan garam terbukti efektif meredakan peradangan.
Caranya cukup mudah, larutkan satu hingga dua sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur beberapa kali sehari.
4. Perbanyak Minum Air Putih
Air putih berperan penting dalam menjaga tubuh tetap terhidrasi. Selain itu, cairan yang cukup membantu menjaga kelembapan membran mukosa di tenggorokan sehingga proses penyembuhan menjadi lebih cepat.
5. Hindari Penyebab Iritasi
Paparan polusi udara dan asap rokok dapat memperparah kondisi panas dalam.
Oleh karena itu, penting untuk menghindari lingkungan yang berpolusi serta menghentikan kebiasaan merokok.
6. Istirahat yang Cukup
Saat mengalami panas dalam, tubuh membutuhkan energi lebih untuk melawan infeksi.
Tidur yang cukup, minimal tujuh jam per malam, dapat membantu meningkatkan sistem imun dan mempercepat pemulihan.
7. Mandi Air Hangat
Menghirup uap dari air hangat saat mandi dapat membantu melegakan tenggorokan.
Uap tersebut membantu mengencerkan lendir serta menjaga kelembapan saluran pernapasan.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Kecil agar Otak Tidak Mudah Lupa, Ampuh Cegah Brain Fog dan Tingkatkan Fokus
Kapan Harus ke Dokter?
Meski cara alami cukup efektif, Anda tetap perlu waspada. Segera periksakan diri ke tenaga medis jika panas dalam tidak kunjung membaik atau disertai gejala lain seperti sesak napas dan nyeri yang semakin parah.
Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana di atas, panas dalam bisa diatasi tanpa perlu bergantung pada obat kimia.
Namun, tetap utamakan kehati-hatian dalam memilih pengobatan, terutama jika menggunakan bahan herbal tertentu.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani