Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Hobi Marathon? Ini 4 Hal yang Dilarang Setelah Lari agar Terhindar dari Cedera

Mizan Ahsani • Kamis, 16 April 2026 | 12:00 WIB
Ilustrasi Lari Marathon
Ilustrasi Lari Marathon

Jawa Pos Radar Lawu - Olahraga lari, termasuk marathon, bukan sekadar menggerakkan kaki dan menempuh jarak tertentu.

Aktivitas ini membutuhkan persiapan matang mulai dari pemanasan, peregangan, hingga asupan nutrisi yang cukup.

Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa fase setelah lari juga sama pentingnya.

Kesalahan kecil yang dilakukan usai berlari bisa berdampak pada cedera, kelelahan berlebih, hingga menurunnya performa tubuh.

Baca Juga: Viral Balap Lari Liar Tutup Jalan di Cipinang Jaktim, Warga Geram Akses Umum Mendadak Lumpuh

Lalu, apa saja hal yang sebaiknya dihindari setelah lari? Berikut empat kebiasaan yang tidak dianjurkan usai marathon atau olahraga lari.

1. Melewatkan Pendinginan

Pendinginan adalah tahap penting setelah berlari. Fungsinya untuk mengembalikan kondisi tubuh dari fase aktif ke kondisi normal.

Berhenti secara tiba-tiba, seperti langsung duduk atau berbaring, dapat membuat otot menjadi kaku.

Hal ini terjadi karena otot masih dalam kondisi panas dan denyut jantung belum stabil.

Idealnya, lakukan pendinginan dengan berjalan santai selama 5–10 menit.

Cara ini membantu otot dan sistem saraf kembali rileks serta mempercepat proses pemulihan.

2. Makan Berlebihan Setelah Lari

Rasa lapar setelah olahraga adalah hal yang wajar. Namun, makan secara berlebihan justru bisa merusak manfaat dari aktivitas lari itu sendiri.

Jika tujuan Anda adalah menjaga berat badan atau meningkatkan kebugaran, pola makan tetap harus dikontrol.

Konsumsi makanan secara seimbang dengan memperhatikan kebutuhan nutrisi, bukan sekadar melampiaskan rasa lapar.

3. Tidak Mengganti Cairan Tubuh

Saat berlari, tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat. Jika tidak segera diganti, kondisi ini bisa memicu dehidrasi dengan gejala seperti lemas, pusing, hingga mual.

Meski begitu, Anda juga tidak perlu langsung minum dalam jumlah berlebihan.

Cukup pastikan tubuh tetap terhidrasi secara bertahap. Asupan makanan juga dapat membantu menggantikan elektrolit yang hilang selama berlari.

4. Berlama-lama dalam Kondisi Berkeringat

Setelah lari, tubuh biasanya dipenuhi keringat. Membiarkan kondisi ini terlalu lama dapat meningkatkan risiko masalah kulit, seperti jerawat atau infeksi jamur.

Selain itu, hindari menyentuh wajah dengan tangan yang kotor karena dapat menyebarkan bakteri.

Segera ganti pakaian dan bersihkan tubuh setelah berolahraga untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.

Baca Juga: Lari Malam saat Ramadan, Alternatif Olahraga Sehat bagi yang Sibuk di Siang Hari

Menjaga kebiasaan setelah lari sama pentingnya dengan persiapan sebelum berlari.

Dengan menghindari empat hal di atas, Anda bisa memaksimalkan manfaat olahraga sekaligus menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#4 hal yang dilarang setelah marathon #memaksimalkan manfaat olahraga #lakukan pendinginan dengan berjalan santai #marathon