Jawa Pos Radar Lawu - Kolesterol tinggi tak hanya menyerang usia tua. Kini, usia 20-an pun bisa terkena, terutama jika punya riwayat keluarga atau gaya hidup tak sehat.
Meski sering tanpa gejala, kolesterol tinggi bisa menjadi bom waktu bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Ciri-ciri kolesterol di usia muda sering kali muncul samar, bahkan diabaikan. Padahal, mengenali tanda-tanda sejak dini bisa menyelamatkan hidup.
Berikut 5 tanda peringatan kolesterol tinggi yang wajib kamu waspadai!
1. Nyeri Dada Kiri Saat Beraktivitas
Kalau kamu sering merasakan nyeri di dada sebelah kiri ketika menyetir, olahraga ringan, atau bekerja, jangan dianggap angin lalu.
Bisa jadi itu pertanda kolesterol menumpuk dan menyumbat aliran darah ke jantung. Jantung pun harus bekerja lebih keras, yang menyebabkan sensasi nyeri atau sesak.
2. Sering Mengalami Sesak Napas
Awalnya mungkin terasa saat naik tangga. Tapi lama-lama, kamu bisa merasakan sesak meski hanya duduk santai.
Kolesterol tinggi bisa membuat jantung melemah karena sumbatan, sehingga pasokan oksigen ke tubuh jadi tidak optimal.
Apalagi jika disertai mual, kelelahan parah, atau dada terasa ditekan, sebaiknya segera cek ke dokter.
3. Nyeri di Leher, Rahang, atau Perut Atas
Gejala kolesterol tinggi tidak melulu terasa di dada. Penyumbatan pembuluh darah ke jantung juga bisa menyebabkan nyeri yang menjalar ke leher, rahang, bahkan perut bagian atas.
Ini sering tidak disadari dan keliru dianggap masuk angin atau pegal biasa.
4. Muncul Bercak Kuning di Kulit (Xanthoma)
Kalau kamu menemukan benjolan kecil atau bercak kuning di sekitar kelopak mata, siku, atau lutut, bisa jadi itu xanthoma.
Yakni tanda bahwa kadar kolesterol dalam darah sangat tinggi, bahkan bisa lebih dari 300 mg/dL. Kondisi ini umum terjadi pada mereka yang punya riwayat kolesterol dalam keluarga.
5. Berat Badan Berlebih
Obesitas bukan hanya masalah penampilan, tapi juga bisa menjadi mesin pembuat kolesterol.
Setiap 4–5 kg kelebihan berat badan dapat menghasilkan 10 mg kolesterol ekstra setiap harinya.
Lemak dan gula yang berlebih di tubuh mengacaukan metabolisme, memicu peradangan, dan membuat kadar kolesterol melonjak diam-diam. (cor)
Editor : Andi Chorniawan