Jawa Pos Radar Lawu – Nanas dikenal sebagai buah tropis yang kaya vitamin dan mineral, terutama vitamin C.
Selain rasanya yang segar, nanas juga memiliki kandungan antioksidan tinggi yang berperan penting dalam menangkal radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.
Namun, di balik manfaatnya, konsumsi nanas secara berlebihan juga bisa menimbulkan sejumlah efek samping yang jarang diketahui.
Berdasarkan studi dalam International Journal of Nutrition and Food Sciences, nanas menyediakan hampir 88 persen kebutuhan harian vitamin C dan 109 persen mangan hanya dalam satu cangkir saji.
Selain itu, buah ini juga kaya serat, kalium, dan kalsium yang berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan dan sistem imun.
Namun, ada 6 dampak negatif dari konsumsi nanas secara berlebihan sebagaimana dilansir dari Healthline dan studi Nutrition & Metabolism.
1. Gangguan Pencernaan
Nanas mengandung enzim bromelain yang berguna dalam membantu memecah protein di sistem pencernaan.
Tapi bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, enzim ini justru bisa menyebabkan iritasi lambung, diare, hingga kembung dan nyeri perut.
2. Alergi dan Iritasi Mulut
Beberapa orang yang sensitif terhadap bromelain dapat mengalami gejala alergi ringan seperti gatal di mulut, tenggorokan, atau kulit.
Selain itu, sifat asam pada nanas juga dapat menyebabkan iritasi pada bibir dan gusi bila dikonsumsi berlebihan atau dalam kondisi mulut yang sensitif.
3. Peningkatan Gula Darah
Meski alami, kandungan gula dalam nanas cukup tinggi. Ini bisa memicu lonjakan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes.
Oleh karena itu, pengidap diabetes sebaiknya mengonsumsi buah ini dalam jumlah terbatas dan disesuaikan dengan kebutuhan harian.
4. Kerusakan Email Gigi
Asam dan gula pada nanas dapat menyebabkan erosi pada lapisan pelindung gigi (email) jika dikonsumsi secara terus-menerus.
Akibatnya, gigi menjadi sensitif dan rentan berlubang. Dianjurkan untuk berkumur atau minum air putih setelah makan nanas guna menetralisasi asam.
5. Interaksi dengan Obat
Bromelain dalam nanas berpotensi memengaruhi kinerja beberapa jenis obat, seperti antibiotik atau pengencer darah (antikoagulan).
Konsumsi nanas dalam jumlah besar bisa memperkuat atau menurunkan efektivitas obat tersebut.
Penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda sedang dalam terapi pengobatan tertentu.
6. Memicu Gejala Asam Lambung (GERD)
Sifat asam nanas bisa memperparah keluhan gastroesophageal reflux disease (GERD) seperti nyeri ulu hati, mulut terasa asam, atau rasa panas di dada.
Bagi penderita GERD, sebaiknya hindari konsumsi nanas atau batasi hanya dalam jumlah kecil. (cor)
Editor : Andi Chorniawan