Jawa Pos Radar Lawu - Cukur rambut bayi hingga plontos adalah tradisi yang masih dijalankan banyak keluarga Indonesia.
Biasanya dilakukan saat bayi berusia kurang dari 40 hari, tradisi ini diyakini bisa membuat rambut tumbuh lebih lebat, kuat, dan sehat.
Apakah klaim ini benar menurut medis?
Baca Juga: Ritual Ruwatan Anak Gimbal di Dieng: Hanya Bisa Dilakukan Saat Anak Sendiri Menginginkannya
Fakta Medis: Cukur Rambut Tidak Pengaruhi Ketebalan
Secara ilmiah, mencukur rambut tidak berdampak pada ketebalan atau kekuatan rambut yang akan tumbuh. Kenapa? Karena rambut tumbuh dari folikel yang berada di bawah permukaan kulit kepala. Saat dicukur, hanya bagian batang rambut yang terpotong—bukan akar atau folikel rambutnya.
Rambut yang terlihat “lebih lebat” usai dicukur biasanya hanya karena batang rambut tumbuh dengan ujung yang seragam, sehingga tampak lebih tebal saat disentuh.
Baca Juga: Mitos atau Fakta: Potong Rambut saat Hamil Bisa Bikin Bayi Rewel dan Sial?
Rambut Bayi Rontok Itu Normal
Di usia 3–4 bulan, sebagian besar bayi mengalami kerontokan rambut sebagai bagian dari fase alami pertumbuhan.
Setelah itu, rambut baru akan tumbuh dan bentuknya bisa berbeda dari sebelumnya.
Bisa lebih halus, keriting, atau lebih tipis.
Semuanya tergantung pada faktor genetik, bukan dari tradisi mencukur rambut.
Dua Opsi Merawat Rambut Bayi
Jika Ingin Mencukur Rambut Bayi:
- Pastikan bayi tenang dan nyaman saat dicukur.
- Gunakan alat cukur elektrik dengan ujung bulat untuk menghindari luka.
- Mandikan bayi dengan air hangat setelah cukur dan oleskan pelembap jika perlu.
Jika Memilih Tidak Mencukur:
- Cuci rambut 2–3 kali seminggu saja.
- Gunakan sampo bayi yang lembut dan tidak pedih di mata.
- Sikat rambut bayi perlahan dengan sisir khusus bayi berbulu halus.
Jadi, Perlu Dicukur atau Tidak?
Mencukur rambut bayi tidak berpengaruh pada pertumbuhan atau ketebalan rambut di masa depan. Keputusan untuk mencukur atau tidak sepenuhnya kembali pada pilihan orangtua. Yang terpenting adalah menjaga kebersihan dan kenyamanan bayi, baik rambutnya dipotong atau dibiarkan tumbuh alami. (fin)