Jawa Pos Radar Madiun - Mau berat badan turun tapi tetap sehat dan gak ribet?
Coba deh, Intermittent Fasting alias IF!
Gaya makan ini bukan cuma soal diet, tapi soal atur waktu makan yang bikin badan kamu tetap fit dan bugar.
Intinya, kamu puasa dulu beberapa jam, baru makan dalam waktu tertentu.
Gampang kan?
Apa sih Intermittent Fasting itu?
Intermittent Fasting (IF) itu pola makan yang mengatur kapan kamu boleh makan dan kapan harus puasa.
Contohnya yang paling populer adalah metode 16/8, di mana kamu puasa selama 16 jam dan makan selama 8 jam.
Misal kamu berhenti makan jam 8 malam, baru makan lagi jam 12 siang keesokan harinya.
Tapi tenang, minum air putih, teh, atau kopi tanpa gula tetap boleh kok selama puasa.
Baca Juga: Banyak Orang Gagal Diet Gara-gara Emotional Eating, Kok Bisa? Berikut Sudut Pandang Psikologi
Kenapa IF Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?
Selain bikin badan lebih ramping, IF juga punya banyak keunggulan:
- Gak perlu makanan khusus mahal-mahal
- Bebas mix & match menu makanan favorit
- Bisa ngurangin karbohidrat dan gluten sampai 65%
Baca Juga: 12 Strategi Diet Sehat agar Berat Badan Turun, Cek Penjelasannya!
Manfaat Intermittent Fasting buat Kesehatan
Selain bikin kamu kurus, IF juga oke banget buat kesehatan, seperti:
- Bantu turunin gula darah
- Jaga jantung tetap sehat dan kolesterol turun
- Bikin metabolisme naik sampai 14%
- Kurangi lapar yang berlebihan
- Bikin mood lebih stabil dan stres berkurang
- Kurangi ketergantungan sama makanan manis
Baca Juga: Selain untuk Diet, Lemon Punya Khasiat Luar Biasa untuk Skincare Alami, Berikut Penjelasanya!
Cara Menerapkan Intermittent Fasting
Ini nih beberapa metode IF yang bisa kamu pilih sesuai gaya hidup:
1. Metode 16/8
Puasa 16 jam, makan bebas selama 8 jam. Contohnya makan dari jam 12 siang sampai jam 8 malam. Selama puasa, boleh minum air putih, kopi, atau teh tanpa gula.
2. Eat-Stop-Eat
Puasa full 24 jam, bisa dilakukan 1-2 kali seminggu. Hari lainnya makan seperti biasa.
3. Alternate Day Fasting
Puasa selama 36 jam, lalu makan normal. Metode ini butuh komitmen ekstra dan banyak minum air supaya gak dehidrasi.
4. Warrior Intermittent Fasting
Puasa 20 jam dan makan dalam 4 jam. Pilih makanan sehat dan hindari makanan olahan atau tinggi kalori ya!
Setiap orang beda respons tubuhnya sama IF, kalau kamu merasa pusing, mual, atau stres berlebih, jangan ragu konsultasi ke dokter dulu. (fin)
Editor : AA Arsyadani