Jawa Pos Radar Lawu – Intermittent fasting semakin populer sebagai metode diet yang efektif menurunkan berat badan.
Diet intermittent fasting berfokus pada pengaturan waktu makan dan puasa dalam periode tertentu.
Intermittent fasting (IF) diklaim dapat membantu meningkatkan metabolisme, mengurangi risiko diabetes, serta memperbaiki fungsi sel tubuh.
Ahli gizi Cesar Sauza, RDN dari National Coalition on Healthcare (NCHC) menyebutkan bahwa beberapa penelitian menunjukkan IF dapat membantu menurunkan berat badan.
Namun, menjalani diet IF tidak bisa sembarangan.
Pemilihan jadwal puasa yang tepat sangat penting agar tubuh dapat beradaptasi dan hasilnya lebih optimal.
Jika kamu tertarik mencoba, berikut beberapa metode intermittent fasting yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup.
Pola 16:8
Metode ini paling populer dan relatif mudah dilakukan.
Dalam pola ini, kamu berpuasa selama 16 jam dan hanya makan dalam jendela waktu 8 jam.
Biasanya, metode ini berarti melewatkan sarapan dan mulai makan siang lebih siang.
Contoh jadwalnya:
08:00 - 12:00: Puasa (boleh minum air putih, teh tanpa gula, atau kopi hitam)
12:00 - 20:00: Jendela makan (disarankan konsumsi makanan sehat dan bergizi)
20:00 - 08:00: Kembali berpuasa
Cara melakukannya:
Dalam pola intermittent fasting ini, mulai dengan puasa 12 jam jika masih pemula, lalu tingkatkan ke 16 jam.
Konsumsi makanan kaya protein, serat, dan lemak sehat agar kenyang lebih lama.
Hindari makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana yang bisa membuatmu cepat lapar.
Pola 5:2
Metode ini membebaskan kamu untuk makan seperti biasa selama 5 hari dalam seminggu.
Jadwal intermittent fasting ini mengharuskan kamu berpuasa penuh selama 24 jam, dilakukan sekali atau dua kali dalam seminggu.
Misalnya, jika makan malam pukul 19.00, maka baru boleh makan lagi pukul 19.00 keesokan harinya.
Cara melakukannya:
Mulai dengan puasa 12-16 jam terlebih dahulu sebelum mencoba 24 jam penuh.
Minum air putih, teh, atau kopi hitam selama puasa agar tidak dehidrasi.
Setelah puasa, makan dalam porsi wajar dan hindari makan berlebihan.
Tips Agar Diet Intermittent Fasting Berhasil
Agar hasilnya lebih efektif dan tubuh tetap sehat, perhatikan beberapa hal berikut:
Konsisten dengan jadwal puasa karena tubuh perlu waktu untuk beradaptasi.
Hindari makanan olahan dan gula tinggi karena dapat memicu rasa lapar lebih cepat.
Perbanyak konsumsi protein dan serat karena akan membantu kenyang lebih lama dan mencegah craving.
Tetap aktif dan berolahraga ringan untuk membantu meningkatkan metabolisme dan membakar lemak.
Tidur yang cukup karena tidur minim bisa meningkatkan hormon lapar dan membuat diet kurang efektif. (ota)
Editor : Andi Chorniawan