Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Minuman dengan Pemanis Buatan Berpotensi Tingkatkan Resiko Stroke, Hati-hati!

Riana M. • Senin, 1 April 2024 | 21:39 WIB

Ilustrasi minuman manis (pinterest)
Ilustrasi minuman manis (pinterest)

Jawa Pos Radar Lawu - Siapa yang tak suka dengan minuman manis?

Minuman manis sering menjadi incaran, apalagi di momen bulan Raamdan seperti ini menjelang buka puasa.

Mengutip ANTARA, penjualan produk makanan dan minuman terutama yang manis platform perdagangan elektronik (e-commerce) mengalami peningkatan menjelang bulan Ramadhan.

Co-Founder dan CEO Compas, Hanindia Narendrata menjelaskan produk minuman cokelat mengalami peningkatan paling tinggi dibanding jenis makanan dan minuman lainnya pada bulan Februari 2024, di mana meningkat 75 persen ke angka 158 ribu produk, atau meningkat sekitar 60 ribu produk dibanding periode sama bulan sebelumnya.

"Kami memahami masyarakat yang tengah bersiap-siap untuk memasuki bulan Ramadhan, di mana di Indonesia sendiri terdapat tradisi untuk konsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka puasa," kata Narendrata dalam keterangan resminya, Jumat 1 Maret 2024 kemarin.

Melihat kondisi tersebut masyarakat wajib waspda dengan minuman yang memakai pemanis buatan.

Mengutip laman PMJ News mengungkapkan keseringan minum minuman dengan pemanis buatan meningkatkan risiko stroke dan gagal jantung.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengungkapkan 12,1 juta orang di Amerika Serikat diperkirakan akan mengalami atrial fibrilasi pada 2030.

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal American Heart Association, mengonsumsi dua liter atau lebih minuman dengan pemanis buatan dalam sepekan secara rutin dapat meningkatkan risiko gangguan jantung hingga 20 persen.

Penelitian tersebut menguji 200 ribu data diet dan genetik orang dewasa dari UK Biobank.

Peneliti menemukan bahwa 9.362 partisipan menunjukkan gejala atrial fibrilasi dalam 10 tahun. (*)

Editor : Riana M.
#minuman manis #gagal jantung #risiko stroke #pemanis buatan #buka puasa