Jawa Pos Radar Lawu - Jika kondisi rumah sudah steril, maka keadaan sekolah juga harus begitu.
Tujuannya agar anak tak kena DBD di sekolah. Sebab kemungkinan anak kena DBD saat belajar bisa saja terjadi.
Perlu sejumlah langkah dalam membentengi anak agar tak kena DBD di sekolah.
Berikut tips agar anak tak kena DBD di sekolah:
1. Awasi kondisi teman-temannya
Orang tua harus peka dengan kondisi anak-anak di sekolah. Termasuk mengetahui teman-temannya.
Jika ada salah satu teman yang terkena sakit, maka orang tua harus bergerak cepat. Tanyakan apa penyebabnya. Jika terkena DBD, maka orang tua harus lebih tanggap.
2. Cek kondisi lingkungan kelas
Orang tua harus mengawasi kondisi lingkungan kelas anaknya. Tujuannya memastikan kebersihan ruang kelas.
Sebab ruang kelas yang kotor dan lembab akan cenderung melahirkan penyakit. Jika melihat ruang kelas anaknya kotor, orang tua perlu memberi saran pada sekolah untuk membersihkannya.
3. Usulkan pembersihan sarang nyamuk di sekolah
Tak ada salahnya orang tua bertindak kritis pada sekolah. Terutama melihat kondisi sekolah yang kotor.
Baca Juga: 4 Hal Penyebab Kasus DBD Melonjak
Sebab kenyamanan anak dalam belajar juga dipengarui kondisi sekolah. Segera melapor jika melihat ada selokan yang tersumbat atau kamar mandi yang kotor. Sebab itu akan menjadi sarang penyakit.
4. Minta pendampingan guru secara intens
Setiap orang tua punya hak untuk berkomunikasi dengan guru. Tujuannya demi pendidikan anak. Minta guru ikut mengawasi anak.
Terutama jika ada tanda-tanda sakit. Dengan pengawasan yang lebih intens, maka perkembangan anak bisa dipantau.
Pengawasan guru akan memudahkan orang tua dalam membentengi anak dari DBD. (*)
Editor : Riana M.