Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Hindari Minuman Kafein, Ini 5 Tips Puasa Sehat untuk Penderita Asam Lambung

Riana M. • Kamis, 14 Maret 2024 | 23:05 WIB
ILUSTRASI: Asam Lambung. (sumber: Jawa Pos)
ILUSTRASI: Asam Lambung. (sumber: Jawa Pos)

Jawa Pos Radar Lawu - Menjalani ibadah puasa selama bulan suci Ramadan merupakan kewajiban bagi umat Islam.

Namun tidak dengan mereka yang memiliki penyakit asam lambung.

Saat asam lambung naik tentu sangat menganggu, aktivitas puasa akan ikut terganggu saat asam lambung naik.

Penderita asam lambung saat berpuasa perlu memperhatikan beberapa hal agar kesehatannya tetap terjaga.

Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu yang dilansir dari laman PMJ News.

Jangan Menunda Minum Obat

Jika Anda memiliki resep obat untuk mengontrol asam lambung, pastikan untuk minum sesuai jadwal yang ditentukan oleh dokter.

Jaga Waktu Makan

Usahakan untuk tidak makan terlalu banyak dalam satu waktu. Bagi makanan menjadi beberapa porsi kecil dan konsumsi secara teratur selama waktu berbuka dan sahur.

Hindari Minuman Kafein

Hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh karena dapat meningkatkan produksi asam lambung. Sebaiknya pilih air putih atau jus buah segar.

Pilih Makanan yang Tepat

Saat berbuka dan sahur, pilih makanan yang mudah dicerna dan tidak merangsang produksi asam lambung. Hindari makanan pedas, berlemak tinggi, asam, dan bersoda. Sebaliknya, pilih makanan yang mengandung serat, karbohidrat kompleks, protein rendah lemak, dan vitamin.

Konsultasikan dengan Dokter

Sebelum memutuskan untuk berpuasa, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda. Dokter akan memberikan saran yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Gejala asam lambung kumat:

Sensasi terbakar di dada: Ini adalah gejala paling umum dari asam lambung yang kumat. Sensasi terbakar ini dapat terjadi di belakang tulang dada dan dapat menyebar ke tenggorokan.

Rasa pahit atau asam di mulut: Akibat dari asam lambung yang naik ke esofagus dan mencapai mulut.

Regurgitasi: Ini adalah ketika makanan atau cairan yang sudah dicerna naik kembali dari lambung ke mulut, biasanya terasa pahit.

Nyeri pada bagian atas perut: Terkadang, asam lambung yang berlebihan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri pada bagian atas perut.

Jika kamu mengalami gejala asam lambung yang kumat secara teratur atau gejala yang tidak kunjung membaik meskipun sudah mengikuti langkah-langkah penanganan yang dianjurkan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut dan pengobatan yang sesuai. (*)

Editor : Riana M.
#gejala #puasa #bulan suci ramadan #tips sehat #penderita asam lambung