Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

AirCar, Mobil Terbang Pertama di Dunia Siap Dipasarkan, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Indi Wardani • Minggu, 25 Mei 2025 | 02:11 WIB

Mobil terbang bakal rilis
Mobil terbang bakal rilis
 

Jawa Pos Radar Lawu -Apa yang dulu hanya bisa dibayangkan dalam film fiksi ilmiah seperti Back to the Future atau The Fifth Element, kini menjadi kenyataan.

Mobil terbang pertama di dunia yang benar-benar berfungsi telah berhasil menjalani uji terbang dan siap untuk dipasarkan.

Namanya AirCar—kendaraan hibrida buatan Klein Vision, sebuah perusahaan teknologi asal Slovakia—yang menggabungkan fungsi mobil dan pesawat dalam satu desain futuristik.

Dari Impian Fiksi Jadi Inovasi Nyata

AirCar bukan sekadar prototipe. Setelah melalui uji coba selama lebih dari 70 jam di udara dan 200 kali lepas landas dan pendaratan, mobil ini secara resmi mendapatkan Sertifikat Kelayakan Udara dari Otoritas Transportasi Slovakia.

Sertifikasi ini merupakan salah satu tonggak penting yang membawa AirCar keluar dari ranah eksperimen menuju realitas komersial.

Uji coba penerbangan paling ikonik dilakukan pada 28 Juni 2021, saat AirCar terbang dari Bandara Internasional Nitra ke Bandara Internasional Bratislava, menempuh jarak antar kota sejauh 75 km dalam waktu 35 menit.

Penerbangan ini membuktikan bahwa kendaraan tersebut bukan hanya layak terbang, tapi juga stabil, cepat, dan aman.

Desain Unik, Teknologi Masa Depan

AirCar dibekali mesin bensin BMW 1.6L yang mampu menghasilkan 160 tenaga kuda.

Kendaraan ini dirancang dengan sayap dan ekor yang bisa dilipat, memungkinkan pengendara untuk dengan mudah berpindah dari mode darat ke mode udara hanya dalam waktu kurang dari tiga menit.

Berikut adalah spesifikasi utama AirCar:
• Kecepatan maksimal di udara: >250 km/jam
• Jarak tempuh terbang: ±1.000 km
• Kecepatan maksimal di darat: ±200 km/jam
• Transisi mode darat-ke-udara: ±3 menit
• Mesin: BMW 1.6L, 160 hp
• Bahan bakar: Bensin biasa

Desain futuristik dengan kabin aerodinamis membuat AirCar tidak hanya fungsional, tapi juga menarik secara visual.

Mobil ini memiliki kapasitas dua penumpang dan sudah berhasil mendarat dengan mulus di berbagai medan.

Langkah Menuju Komersialisasi: AirCar 2 Segera Diproduksi

Klein Vision kini tengah mengembangkan generasi kedua, AirCar 2, yang akan memiliki mesin lebih bertenaga, daya jelajah lebih jauh, dan kapasitas penumpang yang lebih besar.

Target produksinya adalah konsumen kelas atas, dengan harga yang diperkirakan berkisar antara 800.000 hingga 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 16 hingga 17 miliar.

Stefan Klein, pendiri dan kepala desain Klein Vision, menyebut bahwa mobil ini akan menjadi awal dari perubahan besar dalam dunia transportasi pribadi.

“Kami telah membuka pintu menuju era mobilitas bebas hambatan yang selama ini hanya ada di dalam mimpi,” ujar Klein dalam wawancara dengan media Eropa.

Menuju Masa Depan: Apa Dampaknya bagi Dunia?

Mobil terbang seperti AirCar berpotensi merevolusi cara manusia berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Di tengah kemacetan kota-kota besar dan keterbatasan infrastruktur jalan, kendaraan udara pribadi menawarkan solusi mobilitas yang cepat, efisien, dan lebih fleksibel.

Namun demikian, tantangan besar masih menanti.

Regulasi penerbangan, izin lalu lintas udara, infrastruktur pendaratan, serta faktor keamanan harus menjadi perhatian serius jika kendaraan seperti AirCar benar-benar digunakan secara massal.

Baca Juga: Bebek atau Kelinci? Gambar yang Pertama Kamu Lihat Menunjukkan Kepribadian Menurut Psikologi

Para pakar menyebut bahwa butuh waktu beberapa tahun lagi sebelum mobil terbang menjadi pemandangan umum di langit kota. Namun langkah pertama sudah diambil—dan itu bukan imajinasi lagi.

Dengan kecepatan 250 km per jam di udara dan desain transformatif, AirCar bukan sekadar kendaraan.

Ia adalah simbol kemajuan teknologi dan bukti bahwa masa depan yang selama ini dibayangkan sedang benar-benar terjadi.

Tidak lagi soal apakah mobil terbang akan ada, tapi kapan akan menjadi bagian dari keseharian kita.

Dan jawabannya: mungkin lebih cepat dari yang kita kira. (*)

Editor : Riana M.
#teknologi #slovakia #mobil terbang