Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

CERITA MISTERI | Kakek Pencari Kayu di Lawu (4) - Penunggu Hutan Tak Lagi Menampakkan DIri, Dihampiri Pikap Tak Lumrah di Mata

Deni Kurniawan • Jumat, 23 Agustus 2024 | 04:03 WIB
Ilustrasi cerita misteri Kakek Pencari Kayu di Lawu (AI GENERATED/CHAT GPT)
Ilustrasi cerita misteri Kakek Pencari Kayu di Lawu (AI GENERATED/CHAT GPT)

KAKEK yang semula merinding bertemu penunggu hutan Gunung Lawu, kini tersenyum. Itu bersamaan gemericik air yang masuk ke telinganya.

Dia sudah sampai di tempat yang dituju. Sebuah kawasan dekat air tejun di dalam hutan gunung sarat cerita misteri itu.

Bermodalkan senter buluk, Kakek bergegas ke area sarat pohon Kaliandra Merah.

Menurut Kakek, itu merupakan jenis pohon yang cocok dipakai kayu bakar.

Ya, referensi kayunya nyata adanya, tak perlu diragukan lagi.

Dahan demi dahan, batang demi batang, ditebas.

Pencahayaan minim, cuma senter buluk, tak mengurangi kepiawaian Kakek mencari kayu bakar.

Sembari terus mengayunkan sabit, bibit Kakek tak henti mengapit sebatang rokok.

Kakek merokok, tapi bukan perokok berat.

Dia seperti itu semata untuk mengusir nyamuk.

Cara jitu yang selalu diterapkan para pencari kayu bakar di hutan Gunung Lawu.

Ayam alas atau ayam hutam berkokok.

Lima ikat kayu bakar, seluruhnya jenis Kaliandra Merah, berhasil diperoleh Kakek.

Dia lantas menaikkan satu per satu ikatan ke Becak Lawu.

Setelah beberapa saat menarik kendaraan tradisional khas kawasan kaki Gunung Lawu itu, kaki Kakek terantuk batu.

Dia jatuh tersungkur, nyaris terguling ke tebing yang curam.

Singkat cerita, Kakek berhasil bangkit dan melanjutkan perjalanan.

Kini, dia sampai jalan makadam tempat bertemu penunggu hutan Gunung Lawu.

Kakek kembali bergidik.

Sosok tinggi hitam besar itu tak menampakkan diri lagi.

Namun, mata Kakek menangkap sorot lampu cukup terang dari ujung jalan, dari arah wisata Telaga Sarangan. 

Sebuah mobil pikap dengan model tak biasa. Tak lumrah di mata orang.

Tanda tanya besar muncul di kepala Kakek.

Setahunya, jalan yang sedang dilalui itu tidak pernah dilewati kendaraan bermotor.

Kakek cuma bisa celingak-celinguk di hutan Gunung Lawu.

Itu ketika pikap dengan bak terbuka itu berhenti tepat di depannya. (*/bersambung)

*Penulis bekerja di Radar Madiun

Editor : Deni Kurniawan
#misteri #penunggu #cerpen #Pencari #kakek #wisata #hutan #pikap #sarangan #kayu #gunung #lawu #Nyata #Cerita