Baron Technopark Gunungkidul: Eduwisata Energi Terbarukan dan Jam Matahari Raksasa

sumber gambar: jogjaprov.go.id
Jawa Pos Radar Lawu - Daya tarik kawasan pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul seolah tidak pernah habis untuk dijelajahi.
Kebanyakan orang biasanya langsung memacu kendaraan menuju hamparan pantai pasir putih, padahal ada satu destinasi tersembunyi yang tak kalah menarik bernama Baron Technopark.
Berada tepat di atas perbukitan karang Desa Kanigoro, Saptosari, tempat ini menawarkan kombinasi unik antara keindahan alam laut selatan dan sarana edukasi teknologi ramah lingkungan.
Kawasan Baron Technopark ini awal mulanya dibangun sebagai pusat penelitian serta pengembangan energi baru dan terbarukan sejak 2009.
Berkat kolaborasi lembaga riset nasional dengan bantuan hibah dari pemerintah Norwegia, lokasi ini difokuskan buat mempelajari potensi alam pesisir yang begitu melimpah.
Potensi seperti terik sinar matahari hingga kencangnya angin laut diolah sedemikian rupa pakai peralatan modern agar bisa menghasilkan pasokan listrik yang bersih.
Saat menyusuri area Baron Technopark, mata kita bakal langsung tertuju pada deretan sarana pembuat energi yang tertata rapi.
Di sana terpasang puluhan panel surya jenis fotovoltaik yang siap menyerap panas matahari, bersanding dengan kincir angin pembuat listrik yang terus berputar ditiup angin laut.
Selain itu, kawasan ini juga mengembangkan pengolahan minyak nabati dari biji jarak pagar serta fasilitas penyulingan air bersih yang mengandalkan pasokan energi hijau buatan sendiri.
Jalan-jalan di sekitar kompleks riset ini terasa begitu menyenangkan berkat pepohonan yang rindang dan akses jalan setapak yang bersih.



