Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Daftar Negara yang Mengecam Donald Trump Usai Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Ockta Prana Lagawira • Selasa, 6 Januari 2026 | 08:46 WIB
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima setelah ditangkap militer AS, dalam perjalanan menuju New York.
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima setelah ditangkap militer AS, dalam perjalanan menuju New York.

Jawa Pos Radar Lawu - Gelombang kecaman internasional mengalir setelah Donald Trump mengklaim telah menangkap Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dalam sebuah operasi yang disebut melibatkan penegak hukum Amerika Serikat.

Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyatakan Maduro dan pihak terkait telah ditangkap dan diterbangkan ke luar negeri.

Klaim tersebut muncul setelah Amerika Serikat melakukan serangan di wilayah Venezuela pada Sabtu (3/1), yang memicu eskalasi tajam dan menimbulkan dampak bagi warga sipil.

Pemerintah Venezuela secara tegas menolak klaim dan tindakan tersebut. Caracas menyatakan operasi itu merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan pengawasan wilayahnya, serta menyerukan perhatian komunitas internasional.

Berikut daftar negara yang secara terbuka mengecam tindakan Trump menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Rusia

Mengutip laporan Al Jazeera, Rusia menyatakan keprihatinan mendalam dan mengutuk agresi bersenjata Amerika Serikat terhadap Venezuela.

“Dalam situasi saat ini, penting untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan fokus pada pencarian jalan keluar dari situasi tersebut melalui dialog,” ujar Kementerian Luar Negeri Rusia.

“Kami menegaskan kembali solidaritas kami dengan rakyat Venezuela dan dukungan kami terhadap kebijakan kepemimpinan mereka dalam membela kepentingan nasional dan kedaulatan negara,” tambahnya.

Rusia juga menilai penangkapan Maduro dan Cilia Flores sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara merdeka yang tidak dapat diterima.

China

China menyebut tindakan Trump sebagai pelanggaran hukum internasional.

“Pelanggaran nyata terhadap hukum internasional,” kata Kementerian Luar Negeri China mengutip AFP, Minggu (4/1).

Beijing mendesak Amerika Serikat segera membebaskan Nicolas Maduro dan Cilia Flores serta menjamin keselamatan pribadi keduanya.

“Hentikan menjatuhkan Pemerintah Venezuela,” ucap pernyataan tersebut.

Korea Utara

Korea Utara mengecam keras penangkapan Presiden Venezuela oleh AS dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut, melalui pernyataan resmi yang dimuat kantor berita KCNA, menyatakan tindakan AS menunjukkan perilaku negara bandit.

Pernyataan tersebut, dikutip AFP, menegaskan bahwa kejadian ini memperkuat tudingan lama Pyongyang terhadap Washington yang dinilai kerap berupaya menggulingkan pemerintahan negara lain.

Iran

Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, menyinggung peristiwa ini dalam unggahan di platform X.

"Yang penting adalah ketika seseorang menyadari musuh ingin memaksakan sesuatu pada pemerintah atau negaranya dengan klaim palsu, mereka harus berdiri teguh melawan musuh tersebut."

“Kita tidak akan menyerah kepada mereka. Dengan mengandalkan Tuhan dan percaya pada dukungan rakyat, kita akan membuat musuh bertekuk lutut,” tambahnya.

Kementerian Luar Negeri Iran secara terpisah menyatakan pihaknya “mengutuk keras serangan militer Amerika terhadap Venezuela dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan nasional dan integritas wilayah negara tersebut”.

Brasil

Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, mengutuk pemboman AS dan penangkapan Maduro sebagai tindakan yang melampaui “batas yang tidak dapat diterima”.

"Menyerang negara lain, yang terang-terangan melanggar hukum internasional, adalah langkah pertama menuju dunia yang penuh kekerasan, kekacauan, dan ketidakstabilan, di mana hukum yang terkuat mengalahkan multilateralisme," tulis Lula di X.

Ia menilai tindakan tersebut mengingatkan pada “momen-momen campur tangan terburuk” dalam sejarah Amerika Latin dan menyerukan respons tegas dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Negara Lain yang Mengecam

Selain negara-negara di atas, sejumlah negara lain juga menyatakan penolakan terhadap langkah Trump, di antaranya:

• Kolombia
• Bolivia
• Trinidad dan Tobago
• Uruguay
• Chile
• Panama
• Meksiko
• Prancis
• Malaysia
• Indonesia

Editor : Ockta Prana Lagawira
#Nicolas Maduro #donald trump #Politik Internasional #Venezuela #Kecaman Dunia #amerika serikat #Hubungan Internasional