Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Super Camp: Dapur Rahasia Pembentukan Penulis Muda

N

Super Camp: Dapur Rahasia Pembentukan Penulis Muda
Super Camp: Dapur Rahasia Pembentukan Penulis Muda


Advertisement

Jawa Pos Radar Lawu - Super Camp Menulis Cerpen yang berlangsung intensif sejak 10 Desember dan akan berakhir besok, Jumat (12/12), kini sedang berada di puncaknya.

Sepuluh siswa terpilih dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Putra Indonesia Malang (PIM) tengah menjalani program pelatihan yang sangat unik: metode Immers, di mana peserta benar-benar dikarantina dan berbaur bersama para cerpenis profesional selama tiga hari penuh.

Pendekatan karantina 24 jam ini dirancang untuk memastikan pelatihan berlangsung tanpa jeda.

Fokus utamanya adalah mengasah kreativitas siswa secara berkelanjutan, mereka dilatih untuk menggali ide, melatih imajinasi, dan mengolahnya menjadi cerpen yang menarik dan berbobot melalui sesi diskusi dan praktik yang intensif baik siang maupun malam.

Antusiasme peserta terlihat jelas di lokasi pelatihan. Xavier Alpha Kriswana XI TKIA, membagikan pengalamannya yang transformatif.

Advertisement

"Saya mendapatkan pengalaman baru yang berbeda dan sangat mengasyikkan.

Ternyata, proses menulis cerpen itu benar-benar bisa dinikmati, apalagi dengan bimbingan langsung seperti ini," ujarnya saat sesi istirahat.

Kualitas Super Camp ini dijamin oleh jajaran sastrawan dan penulis nasional ternama yang menjadi pembimbing.

Tiga maestro yang mendampingi langsung para siswa yakni Arafat Nur, Sapta Arif NW, dan Sutejo, pendiri Sutejo Spectrum Center (SSC).

Kehadiran mereka memastikan peserta menerima ilmu menulis dari tangan pertama.

Selain para senior, Super Camp ini juga melibatkan cerpenis muda berprestasi, yaitu Mualif Hidayatullah.

Talenta muda penghuni tetap SSC yang baru-baru ini meraih Juara 2 dalam Lomba Menulis Feature Jurnalistik di Grebeg Suro Ponorogo 2025.

Perannya memberikan perspektif segar dan membuktikan bahwa prestasi sastra dapat diraih di usia sekolah.

Super Camp ini, menargetkan luaran yang terukur.

Hingga besok acara ditutup, setiap peserta diharapkan berhasil menyelesaikan dua buah cerpen yang berkualitas: satu cerpen pra-Super Camp dan satu cerpen pasca-pelatihan.

Diharapkan, program ini sukses mencetak generasi penulis muda yang siap menghiasi kancah sastra Indonesia. (*)

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer