Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Asteroid Raksasa Pernah Menghantam Laut Utara dan Memicu Tsunami Setinggi Lebih dari 100 Meter

T
Asteroid 160 meter pernah menghantam Laut Utara dan memicu tsunami lebih dari 100 meter (AI/ScienceDaily)
Asteroid 160 meter pernah menghantam Laut Utara dan memicu tsunami lebih dari 100 meter (AI/ScienceDaily)

Advertisement

Jawa Pos Radar Lawu - Bayangkan sebuah benda langit berukuran sekitar 160 meter melesat dari luar angkasa lalu menghantam dasar laut. Dalam hitungan menit, benturan itu mampu mengangkat campuran batuan dan air hingga sekitar 1,5 kilometer ke udara sebelum menciptakan tsunami yang tingginya lebih dari 100 meter.

Peristiwa tersebut memang tidak terjadi pada zaman manusia, tetapi jejaknya masih tersimpan jauh di bawah dasar Laut Utara. Para ilmuwan kini memastikan bahwa Silverpit Crater, struktur misterius yang terkubur sekitar 700 meter di bawah dasar laut, merupakan bekas tumbukan asteroid atau komet yang terjadi sekitar 43–46 juta tahun lalu.

Selama lebih dari dua dekade, asal-usul kawah tersebut menjadi perdebatan di kalangan geolog. Ada yang menganggapnya sebagai hasil tumbukan benda langit, sementara teori lain mengaitkannya dengan aktivitas geologi di bawah permukaan.

Advertisement

Penelitian terbaru akhirnya memberikan bukti kuat bahwa hipotesis tumbukan asteroid memang benar.

Kawah Misterius yang Terkubur 700 Meter di Bawah Laut

Silverpit Crater berada di bagian selatan Laut Utara, sekitar 80 mil dari pantai Yorkshire, Inggris. Struktur utamanya memiliki diameter sekitar 3 kilometer, sedangkan area dengan patahan melingkar di sekitarnya membentang hingga sekitar 20 kilometer.

Advertisement

Struktur tersebut pertama kali ditemukan pada 2002. Bentuknya sejak awal terlihat tidak biasa. Kawah memiliki pola hampir melingkar, bagian tengah yang meninggi, serta rangkaian patahan yang mengelilinginya.

Ciri-ciri tersebut menyerupai struktur yang ditemukan pada lokasi tumbukan asteroid lainnya.

Namun, bentuk saja belum cukup untuk memastikan asal-usulnya.

Bukan Semua Orang Percaya Itu Bekas Asteroid

Sejumlah ahli geologi pernah mengusulkan penjelasan berbeda. Salah satunya adalah pergerakan endapan garam bawah tanah yang dapat mendorong dan mengubah lapisan batuan di atasnya.

Teori lain menyebut aktivitas vulkanik mungkin menyebabkan sebagian dasar laut runtuh sehingga menghasilkan struktur yang menyerupai kawah tumbukan.

Advertisement
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Science Daily

Artikel Terkait

Gempa Hari Ini M 7,8 Guncang Filipina, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami di Sulawesi

Gempa Hari Ini M 7,8 Guncang Filipina, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami di Sulawesi

Gempa magnitudo 7,8 mengguncang Filipina, BMKG keluarkan peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah di Sulawesi.

Penamaan Unik, Asteroid ini Dinamai dengan Nama Musisi dan Komedian "Weird Al" Yankovic

Penamaan Unik, Asteroid ini Dinamai dengan Nama Musisi dan Komedian "Weird Al" Yankovic

Asteroid ini dinamai dengan nama "Alyankovic", diambil dari nama artis asal Amerika Serikat "Weird Al" Yankovic.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer