Brown Dwarfs, Benda Langit Aneh di Antara Planet dan Bintang

Source : Nasa
Jawa Pos Radar Lawu - Di alam semesta, ada benda langit yang sulit dimasukkan begitu saja ke dalam kategori planet maupun bintang sehingga benda tersebut dikenal sebagai brown dwarfs atau katai cokelat, objek kosmik yang memiliki karakteristik di antara keduanya.
Brown dwarfs terbentuk dengan cara yang mirip bintang, tetapi tidak memiliki massa yang cukup untuk menjalankan fusi hidrogen secara berkelanjutan seperti bintang.
Di sisi lain, ukurannya jauh lebih besar dibandingkan planet raksasa gas seperti Jupiter sehingga keunikan tersebut membuat brown dwarfs menjadi salah satu objek yang menarik perhatian astronom.
Baca Juga: NASA Ajak Publik Amati Bulan dalam International Observe the Moon Night 2026
1. Bukan Planet, tetapi Juga Tidak Sepenuhnya Seperti Bintang
Salah satu hal paling menarik dari brown dwarfs adalah posisinya yang berada di antara planet dan bintang karena apabila bintang terbentuk ketika awan gas dan debu runtuh akibat gravitasi hingga membentuk inti yang sangat padat dan panas.
Jika memiliki massa yang cukup, tekanan dan suhu di bagian inti dapat memungkinkan terjadinya fusi nuklir yang membuat bintang menghasilkan energinya sendiri.
Brown dwarfs juga terbentuk melalui keruntuhan gas akibat gravitasi meskipun massanya tidak cukup besar untuk mempertahankan fusi hidrogen seperti yang terjadi pada bintang.
Karena itulah brown dwarfs terkadang dijuluki “bintang gagal” karena menggambarkan kegagalannya mencapai kondisi yang diperlukan untuk menjadi bintang, bukan berarti objek ini benar-benar merupakan bintang yang gagal terbentuk.
2. Massanya Bisa Puluhan Kali Lebih Besar dari Jupiter
Meski disebut “kerdil”, brown dwarfs bukanlah benda kecil seperti yang mungkin dibayangkan dari namanya karena dapat memiliki massa hingga sekitar 70 kali massa Jupiter sehingga ukurannya jauh melampaui planet raksasa gas.
Namun, memiliki massa besar tidak otomatis membuatnya menjadi bintang karena batas antara planet raksasa dan brown dwarfs berkaitan dengan bagaimana objek tersebut terbentuk dan karakteristik fisiknya.
3. Brown Dwarfs Tidak Menghasilkan Cahaya Seperti Bintang
Bintang seperti Matahari menghasilkan cahaya dan panas melalui proses fusi nuklir di bagian intinya namun berbeda dengan brown dwarfs tidak memiliki massa yang cukup untuk menjalankan proses tersebut seperti bintang.
