Jawa Pos Radar Lawu - Meta dikabarkan akan segera merilis produk terbaru berupa augmented reality (AR) smart glasses dengan nama “Celeste”.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, disebut bakal memperkenalkan perangkat ini di konferensi Connect, menjadikannya tonggak baru ambisi Meta dalam dunia kecerdasan buatan (AI).
Kacamata pintar ini pertama kali dikenal dengan kode internal “Hypernova”, dan diperkirakan akan dipasarkan dengan harga sekitar USD 800 atau Rp13,1 juta (kurs Rp16.425 per USD).
Produk ini dilengkapi layar digital kecil di lensa kanan untuk menampilkan notifikasi dasar serta integrasi dengan fitur-fitur AI.
Menurut analis, harga yang tinggi bisa menjadi penghalang adopsi massal.
“Desainnya agak besar, kurang ramah konsumen, dan cukup mahal, sehingga volumenya rendah,” ujar Jitesh Ubrani, manajer riset International Data Corp. Ia memperkirakan penjualan hanya mencapai beberapa ratus ribu unit, meski langkah ini tetap penting untuk mendorong pengembangan aplikasi pendukung.
Meta telah berinvestasi lebih dari USD 60 miliar sejak 2020 dalam pengembangan teknologi kacamata pintar.
Selain Celeste, Meta juga berencana meluncurkan gelang pintar (wristband) yang memungkinkan kendali tanpa tangan serta lini terbaru kacamata Ray-Ban dengan kamera lebih canggih, baterai tahan lama, dan fitur berbasis AI.
Sebelumnya, Meta sudah memasarkan kacamata pintar hasil kolaborasi dengan Ray-Ban dan Oakley, namun dengan harga lebih terjangkau yakni USD 299 hingga USD 399.
Celeste diposisikan sebagai perangkat premium, bahkan berpotensi hadir dalam edisi khusus Prada.
Meski begitu, laporan menunjukkan divisi Reality Labs Meta masih menanggung kerugian besar, dengan catatan USD 4,53 miliar pada kuartal kedua 2025 dan total hampir USD 70 miliar sejak akhir 2020.
Meta optimistis Celeste akan menjadi pintu masuk menuju era integrasi kecerdasan super, di mana AI tidak hanya mendukung komunikasi, tetapi juga mengubah interaksi sehari-hari manusia dengan teknologi. (fin)
Editor : AA Arsyadani