Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Duka Desa Adat Sade Terbakar, Kampung Sasak Berusia 600 Tahun Dilalap Api

N
Penulis: Nur Wachid❯
Rumah adat Sasak ludes terbakar. (ANTARA)
Rumah adat Sasak ludes terbakar. (ANTARA)

Advertisement

MATARAM, Jawa Pos Radar Lawu – Hanya berselang 13 hari, wajah Desa Adat Sade berubah drastis. Kampung tradisional masyarakat Sasak yang sebelumnya ramai wisatawan itu dilanda kebakaran pada Sabtu (22/8/2026) malam.

Api melahap rumah-rumah tradisional di perkampungan yang berada di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah tersebut. Atap alang-alang dan material bangunan yang mudah terbakar membuat kobaran api dengan cepat berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya.

Dikutip Radar Lawu dari Antara, Minggu (9/8/2026), kehidupan di kampung yang diperkirakan berusia sekitar 600 tahun itu masih berlangsung seperti biasa.

Wisatawan memenuhi perkampungan. Pemandu mengenakan sapuk khas Sasak menemani pengunjung menyusuri gang sempit di antara deretan rumah adat.

Tak ada tanda bahwa kurang dari dua pekan kemudian kebakaran Desa Adat Sade akan mengubah suasana kampung tersebut.

Advertisement

Api Datang saat Sebagian Warga Tertidur

Sabtu malam menjadi titik perubahan. Api tiba-tiba muncul ketika sebagian masyarakat sedang beristirahat.

Salah seorang warga, Amaq Imi, mengatakan kebakaran terjadi ketika sejumlah warga sudah tertidur. Kobaran api yang bergerak cepat membuat mereka tidak memiliki cukup waktu untuk menyelamatkan barang-barang.

Kain tenun, uang, telepon seluler hingga berbagai benda milik warga ikut dilalap api.

Kecepatan penyebaran api tidak terlepas dari karakter bangunan di kampung adat Sasak tersebut. Rumah tradisional menggunakan material yang mudah terbakar, terutama atap alang-alang.

Advertisement

Artikel Terkait

Kalau ke Lombok, Jangan Cuma Main ke Pantai! Desa Adat Sade Wajib Masuk Itinerary

Kalau ke Lombok, Jangan Cuma Main ke Pantai! Desa Adat Sade Wajib Masuk Itinerary

Desa Adat Sade menjadi salah satu destinasi budaya paling ikonik di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer