Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Ide Ngabuburit Berfaedah untuk Gen Z di Ramadan 2026: Produktif, Kreatif, dan Penuh Makna

Mizan Ahsani • Kamis, 19 Februari 2026 | 14:21 WIB

Photo
Photo

Jawa Pos Radar Lawu - Ngabuburit bukan sekadar menunggu azan Magrib berkumandang.

Bagi Generasi Z, momen jelang berbuka puasa bisa menjadi waktu emas untuk produktif, kreatif, sekaligus memperkuat empati sosial di bulan Ramadhan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dari Sensus Penduduk 2020, jumlah Generasi Z di Indonesia mencapai sekitar 71,5 juta jiwa atau 26,4 persen dari total populasi.

Mereka yang lahir pada rentang tahun 1997–2012 dikenal sebagai generasi yang melek teknologi, kreatif, terbuka terhadap perbedaan, dan aktif di media sosial.

Di tengah derasnya arus digital, Ramadhan menjadi momentum refleksi. Media sosial memang bisa menjadi sarana belajar dan berkarya, namun tanpa kontrol juga berpotensi menghadirkan distraksi, gaya hidup konsumtif, bahkan paparan konten negatif.

Lalu, bagaimana cara mengisi waktu ngabuburit agar tetap seru sekaligus berfaedah?

Baca Juga: Ngabuburit Literasi, Tjak S Parlan Berbagi Tips Menulis ala Gen Z

Ide Ngabuburit Berfaedah untuk Gen Z, Pilih Yang Mana?

Berikut tujuh rekomendasi kegiatan ngabuburit produktif yang bisa dicoba Generasi Z selama Ramadhan 2026:

1. Berbagi Takjil dan Aksi Sosial Ramadhan

Ngabuburit bisa menjadi lebih bermakna dengan berbagi takjil kepada masyarakat yang membutuhkan atau pengendara di jalan. Kegiatan sederhana ini mampu menumbuhkan empati sosial sekaligus mempererat solidaritas antargenerasi.

Gen Z bisa mengajak lingkaran pertemanan untuk patungan dan membagikan makanan berbuka. Selain membantu sesama, aktivitas ini juga membangun kepedulian sosial yang kuat.

2. Tadarrus Al-Qur'an Digital

Daripada menghabiskan waktu scroll media sosial tanpa tujuan, Gen Z bisa memanfaatkan smartphone untuk membaca Al-Qur'an melalui aplikasi digital.

Ramadhan adalah bulan Al-Qur'an. Mengganti waktu dua jam scrolling dengan tadarrus tentu memberi dampak spiritual yang jauh lebih besar.

3. Tingkatkan Keterampilan Lewat Kelas Online

Potongan jam kerja, libur sekolah, atau waktu luang menjelang berbuka bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan diri.

Beberapa keterampilan yang relevan untuk Gen Z antara lain:

Banyak platform menyediakan kursus gratis maupun berbayar yang dapat diakses fleksibel dari rumah.

4. Ngonten Ramadhan yang Positif

Tren “Ramadan Daily Vlog”, podcast refleksi diri, hingga konten edukatif Ramadhan semakin diminati. Gen Z dapat memanfaatkan kreativitasnya untuk membuat konten yang inspiratif, bukan sekadar melenturkan atau pamer pencapaian saat buka bersama.

Ngonten produktif tidak hanya memperkuat personal branding, tetapi juga memberi manfaat bagi audiens.

5. Berburu Takjil Viral Secara Bijak

Fenomena “berburu takjil” yang ramai di TikTok dan Instagram memang menarik. Dari es teh agung hingga jajanan tradisional kemasan modern, semuanya menggiurkan untuk dicoba.

Namun, pastikan aktivitas ini tetap bijak dan tidak berlebihan. Jadikan momen berburu takjil sebagai eksplorasi kuliner sekaligus konten kreatif yang informatif.

Baca Juga: Tips Sehat Puasa Ramadhan 2026: Pola Makan Seimbang, Aman, dan Tetap Bugar Selama Sebulan Penuh

6. Ikut Relawan atau Kegiatan Filantropi

Bergabung menjadi rekan di lembaga sosial selama Ramadhan bisa menjadi pengalaman berharga. Kegiatan seperti santunan anak yatim, kunjungan ke panti jompo, atau sahur on the road memberikan perspektif baru tentang makna syukur.

Selain memperluas jaringan sosial, aktivitas ini membangun karakter dan kepedulian yang kuat.

7. Olahraga Ringan Menjelang Berbuka

Bagi yang aktif, ngabuburit bisa diisi dengan olahraga ringan seperti jalan santai, peregangan, yoga, atau bersepeda.

Aktivitas fisik ringan membantu menjaga kebugaran tubuh selama puasa sekaligus menyegarkan pikiran sebelum berbuka.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Bulan Ramadhan, Ini Bocoran Menunya!

Ngabuburit Bukan Sekadar Menunggu, Tapi Momentum Bertumbuh

Fenomena buka puasa bersama (bukber) memang menjadi tradisi tahunan. Namun bagi sebagian Gen Z, momen ini terkadang terasa kurang nyaman karena identik dengan pertanyaan seputar karier, pasangan, hingga pencapaian hidup.

Alternatifnya, ngabuburit berfaedah bisa menjadi pilihan yang lebih produktif dan meminimalkan tekanan sosial.

Ramadhan bukan hanya tentang seru-seruan, tetapi juga kesempatan memperbaiki diri, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat empati.

Sebagai generasi yang mendominasi populasi Indonesia, Gen Z memiliki peran besar dalam membentuk budaya digital yang sehat dan produktif.

Mengisi waktu jelang berbuka dengan kegiatan bermakna adalah langkah kecil dengan dampak besar. (*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#ramadhan #puasa #ngabuburit #fenomena #Gen Z #ide