Jawa Pos Radar Lawu - Mie masih menjadi salah satu makanan favorit masyarakat karena praktis dan mudah diolah.
Seiring meningkatnya kesadaran akan pola makan sehat, mie hijau berbahan sayuran mulai dilirik sebagai alternatif mi kuning yang lebih dulu populer.
Mie hijau kerap disebut memiliki kandungan gizi lebih baik karena memadukan karbohidrat dengan nutrisi alami dari sayuran.
Perbedaan Bahan Pembuatan
Mie kuning umumnya dibuat dari tepung terigu, air, dan telur. Warna kuning pada mie berasal dari telur atau tambahan pewarna makanan.
Sementara itu, mi hijau dibuat dengan mencampurkan sayuran hijau seperti bayam, sawi, atau daun kelor ke dalam adonan mie.
Warna hijau yang dihasilkan berasal dari pigmen alami sayuran tanpa pewarna sintetis.
Kandungan Gizi Mie Kuning dan Hijau
Mi kuning didominasi kandungan karbohidrat dengan protein dalam jumlah terbatas. Kandungan serat, vitamin, dan mineral relatif rendah.
Sebaliknya, mi hijau mengandung tambahan vitamin dan mineral dari sayuran hijau, seperti vitamin A, vitamin C, zat besi, serta serat pangan.
Serat ini berperan membantu pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Minat Konsumen terhadap Mi Hijau
Tren konsumsi makanan sehat mendorong meningkatnya minat masyarakat terhadap mi hijau, terutama di kalangan konsumen yang memperhatikan asupan gizi.
Meski demikian, mi kuning tetap diminati karena cita rasanya yang gurih dan mudah dipadukan dengan berbagai jenis masakan.
Penulis: Liliana Vicha Dhani, mahasiswi Unair
Editor : Andi Chorniawan