Kata "Teh" dan "Chai", Artinya Sama, Kenapa Bisa Mendapat 2 Istilah Berbeda?

Jawa Pos Radar Lawu - Pernah tahu mengapa kata teh dan chai merujuk kepada benda yang sama, yaitu daun dari pohon teh yang direbus?
Ternyata perbedaannya ada di sejarah yang membawa daun teh ke perdagangan internasional bertahun-tahun yang lalu.
Asal Muasal Teh
Untuk menarik asal muasal nama teh, pertama kita harus mengetahui dari mana teh berasal. Pertama kali ditemukan di Cina, lalu kemudian menyebar ke seluruh dunia.
Menurut legenda, sekitar tahun 2737 sebelum masehi, kaisar Shennong meminum air rebusan yang tidak sengaja kejatuhan daun teh.
Ia kemudian terkesan dengan rasa baru air rebusan daun tersebut dan menjadikannya sebagai minuman khas yang sekarang dikenal sebagai teh.
Legenda lain menyebutkan bahwa teh ditemukan Shennong dengan mengunyah berbagai daun herbal, dan menemukan bahwa teh adalah daun yang ampuh untuk penangkal racun.
Tanaman teh sendiri, dengan nama ilmiah Camellia sinensis, merupakan tanaman yang berasal dari provinsi Yunnan dan Sichuan di Cina serta bagian utara Myanmar.
Pohon teh tersebut kemudian disebar ke seluruh dunia, dan dapat berhasil hidup dengan iklim tertentu seperti di Jepang, India, dan Indonesia.
Teh di daerah lain tersebut akan menghasilkan karakteristik rasa yang berbeda dengan teh di Cina, sehingga menjadi daya tarik rasa tersendiri.
Dibawa Melalui Darat dan Laut
Di Cina sendiri, rebusan daun tersebut dikenal sebagai "Cha", sedangkan di bahasa Indonesia dan Inggris mempunyai sebutan "Teh" dan "Tea".



