
Jawa Pos Radar Lawu - Feng Shui merupakan disiplin ilmu yang berasal dari zaman Tionghoa kuno. Feng shui sendiri saat ini tengah mengalami perkembangan seiring dengan tata letak rumah impian yang seimbang dan harmonis.
Konsep tersebut memang sangat identik dengan feng shui, sehingga hal ini terus menyita perhatian ditengah trend rumah minimalis yang nyaman.
Setelah mengetahui pengertian feng shui, sejarah serta manfaatnya, terdapat konsep dasar Feng Shui.
Konsep dasar Feng Shui tersebut ada 3, namun akan dibahas secara terpisah.
Konsep dasar Feng Shui Qi (1)
Bagi penggemar serial atau film China tentang psrguruan silat, kata Qi tidak akan asing.
Dilansir dari komunitas feng shui fengshuisociety.org.uk, Qi dalam bahasa mandarin diungkapkan sebagai bentuk kekuatan alam yang kompleks. Kekuatan ini dihasilkan oleh kombinasi sumber nyata dan abstrak.
Termasuk diantaranya seperti sinar matahari, pengaruh kosmik, getaran warna, pergerakan dan kualitas udara di sekitar kita.
Bahkan aliran air, sifat pikiran, emosi, bentuk benda juga termasuk kedalam Qi.
Qi dalam konsep feng shui dapat memberikan pengaruh terhadap suatu tempat.
Bahkan termasuk bagaimana perasaan kita di dalamnya.
Hal ini bergantung pada sirkulasi, apakah kita dapat bersirkulasi secara harmonis atau tidak.
Oleh sebab itu, dengan memperhatikan Qi didalam rumah akan dapat membantu mengatur konsentrasi Qi di dalam rumah yang mana akan memberikan pengaruh yang signifikan bagi penghuninya. (*)



