
Jawa Pos Radar Lawu - Berbicara soal tata letak rumah, terdapat satu kepercayaan terhadap suatu ilmu yang berasal dari Tiongkok kuno.
Sebutan tata letak rumah berdasarkan feng shui menjadi tidak asing lagi di Indonesia, meningat sudah cukup banyak diterapkan, terutama orang-orang keturunan Tionghoa.
Namun taukah, bahwa Feng Shui merupakan seni sekaligus ilmu? Berikut penjelasannya.
Mempelajari apa itu feng shui
Dilansir dari komunitas feng shui fengshuisociety.org.uk, feng shui diartikan sebagai seni dan ilmu merancang lingkungan agar harmonis.
Ilmu ini berdasar pada pemahaman yang cukup mendalam oleh orang China tentang bagaimana orang dapat terhubung dan dipengaruhi oleh lingkungan sekitar mereka.
Tujuan utama feng shui adalah untuk memperkenalkan perubahan positif dan penyesuaian tertentu terhadap lingkungan hidup dan pekerjaan. Sehingga lingkungan tersebut dapat mendukung penghuni dengan baik.
Feng shui dapat memberikan pengaruh terhadap lanskap fisik, ruang, waktu, serta orientasi keseluruhan.
Namun meski demikian, inti dari praktik ilmu feng shui yang merupakan disiplin ilmu berasal dari zaman Tionghoa kuno ini terletak pada pencarian hubungan yang sehat serta seimbanv antara yin dan yang, qi dan lima elemen, serta manusia dan alam.
Secara harfiah, feng shui berasal daru kata Feng yang memiliki arti angin. Sedangkan Shui berarti air.
Sebagaimana konsep feng shui, akan sangat diperhatikan keseimbangan antara manusia dengan alam dengan memperhatikan posisi agin dan air.
Posisi angin atau arah mata angin biasanya juga akan memberikan pengaruh terhadap kenyamanan rumah dengan konsep feng shui.
Oleh karena itu, posisi arah mata angin yang tepat akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi penghuni sehingga hal ini akan menunjang kegiatan mereka sehari-hari. (*)



