Jawa Pos Radar Lawu - Air telaga berwarna biru kehijauan memantulkan bayangan pepohonan di sekelilingnya.
Dari permukaan yang jernih, ikan-ikan terlihat berenang di dalam air, menghadirkan pemandangan menenangkan bagi wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari kesibukan.
Suasana tersebut bisa dijumpai di Telaga Rambut Monte, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Destinasi ini menawarkan perpaduan keindahan alam, peninggalan sejarah, dan cerita rakyat yang menarik untuk dijelajahi saat liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Daya tarik utama Rambut Monte terletak pada telaganya yang memiliki sumber mata air alami.
Airnya tampak jernih dengan gradasi warna biru hingga hijau toska, bergantung pada pantulan cahaya dan kondisi di sekitarnya.
Pepohonan rindang yang mengelilingi telaga turut menciptakan suasana sejuk.
Pengunjung bisa menikmati panorama, mengambil foto, atau duduk sejenak sambil merasakan ketenangan alam.
Selain pemandangan alam, Rambut Monte menyimpan cerita rakyat yang menambah daya tariknya.
Baca Juga: Wisata Taman Cadika Medan, Ruang Terbuka Hijau untuk Olahraga dan Wisata Keluarga
Salah satu kisah yang berkembang di masyarakat berkaitan dengan sosok Mbah Monte dan ikan sengkaring yang hidup di telaga.
Dalam legenda setempat, ikan-ikan tersebut dipercaya sebagai jelmaan prajurit atau murid yang mendapat kutukan karena melanggar perintah.
Kisah ini merupakan bagian dari kepercayaan masyarakat, bukan fakta sejarah yang dapat dipastikan.
Rambut Monte juga memiliki situs candi berbahan batu andesit yang berada tidak jauh dari telaga.
Peninggalan ini kerap dikaitkan dengan masa Hindu pada era Majapahit dan menjadi bagian penting dari sejarah kawasan tersebut.
Telaga Rambut Monte menawarkan pengalaman wisata yang berbeda.
Dengan air yang jernih, suasana teduh, situs candi, serta legenda yang masih hidup dalam tradisi masyarakat.
Destinasi ini layak masuk daftar tujuan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi sisi alam dan budaya Kabupaten Blitar saat liburan akhir tahun.(*)
(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : berbagai sumber