Baron Technopark Gunungkidul: Eduwisata Energi Terbarukan dan Jam Matahari Raksasa

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:32 WIB
Baron Technopark Gunungkidul menawarkan eduwisata teknologi energi terbarukan.
sumber gambar: jogjaprov.go.id
Baron Technopark Gunungkidul menawarkan eduwisata teknologi energi terbarukan.
sumber gambar: jogjaprov.go.id

Jawa Pos Radar Lawu - Daya tarik kawasan pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul seolah tidak pernah habis untuk dijelajahi.

Kebanyakan orang biasanya langsung memacu kendaraan menuju hamparan pantai pasir putih, padahal ada satu destinasi tersembunyi yang tak kalah menarik bernama Baron Technopark.

Berada tepat di atas perbukitan karang Desa Kanigoro, Saptosari, tempat ini menawarkan kombinasi unik antara keindahan alam laut selatan dan sarana edukasi teknologi ramah lingkungan.

Kawasan Baron Technopark ini awal mulanya dibangun sebagai pusat penelitian serta pengembangan energi baru dan terbarukan sejak 2009.

Berkat kolaborasi lembaga riset nasional dengan bantuan hibah dari pemerintah Norwegia, lokasi ini difokuskan buat mempelajari potensi alam pesisir yang begitu melimpah.

Potensi seperti terik sinar matahari hingga kencangnya angin laut diolah sedemikian rupa pakai peralatan modern agar bisa menghasilkan pasokan listrik yang bersih.

Saat menyusuri area Baron Technopark, mata kita bakal langsung tertuju pada deretan sarana pembuat energi yang tertata rapi.

Di sana terpasang puluhan panel surya jenis fotovoltaik yang siap menyerap panas matahari, bersanding dengan kincir angin pembuat listrik yang terus berputar ditiup angin laut.

Selain itu, kawasan ini juga mengembangkan pengolahan minyak nabati dari biji jarak pagar serta fasilitas penyulingan air bersih yang mengandalkan pasokan energi hijau buatan sendiri.

Jalan-jalan di sekitar kompleks riset ini terasa begitu menyenangkan berkat pepohonan yang rindang dan akses jalan setapak yang bersih.

Setiap alat teknologi yang dipajang sudah dilengkapi papan penjelasan bergambar yang ringkas, jadi sangat gampang dipahami sama pengunjung awam.

Tak heran kalau Baron Technopark sering dimanfaatkan sebagai tempat study tour bagi para pelajar maupun mahasiswa yang mau melihat penerapan energi masa depan secara langsung.

Puas mengamati panel surya dan turbin angin, spot paling favorit yang wajib didatangi berada di area puncak eduwisata ini, yaitu monumen Jam Matahari raksasa (sundial).

Untuk sampai ke sana, pengunjung cukup berjalan santai menanjak mengikuti jalur setapak di antara perbukitan.

Rasa lelah jalan kaki bakal langsung terbayar begitu tugu jam raksasa berornamen angka Romawi tersebut kelihatan menggelembung indah di depan mata.

Cara kerja Jam Matahari ini terbilang sangat unik karena mengandalkan pergerakan posisi matahari secara alami.

Batang penunjuk di tengah tugu bakal menangkap sinar matahari lalu memproyeksikan bayangannya ke bidang berangka Romawi yang ada di bawahnya.

Cara kerja sains yang sederhana tapi keren ini sering bikin pengunjung penasaran sampai mencoba mencocokkan bayangan jam tersebut dengan jam di HP mereka masing-masing.

Selain menyajikan sisi edukasi sains, posisi Jam Matahari ini sangat istimewa karena berdiri persis di pinggir tebing yang menghadap langsung ke Samudra Hindia.

Dari titik ini, kita bisa menikmati pemandangan laut selatan yang membentang tanpa batas, empasan ombak di tebing karang, sampai gagahnya bangunan mercusuar Pantai Baron di sebelah sana.

Hembusan angin laut yang sejuk bikin tempat ini pas banget buat tempat duduk-duduk santai sambil nungguin momen matahari terbenam (sunset).

Waktu paling pas buat datang ke Baron Technopark ini adalah sore hari mulai pukul 15.00 sampai 17.00 WIB pas suasananya udah enggak terlalu panas.

Akses jalannya terhitung mudah dijangkau dari arah Kota Jogja maupun area Pantai Baron, dengan biaya parkir yang ramah di kantong dan tanpa dipungut tiket masuk kawasan.

Suasananya yang relatif tenang cocok banget buat kamu yang mau liburan santai tanpa perlu berdesak-desakan dengan kerumunan pengunjung lain.

(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : jogjaprov.go.id
Baron Technopark Jam Matahari Energi Terbarukan Pantai Baron wisata gunungkidul