Desa Wisata Pentingsari, Surga Budaya dan Keasrian Alam Lereng Merapi

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:54 WIB
Desa Wisata Pentingsari di Cangkringan, Sleman.
sumber gambar: jogjaprov.go.id
Desa Wisata Pentingsari di Cangkringan, Sleman.
sumber gambar: jogjaprov.go.id

Jawa Pos Radar Lawu - Buat kamu yang butuh ruang untuk jeda dari padatnya rutinitas perkotaan, Desa Wisata Pentingsari siap menyambut dengan suasana tenang dan udara bersih khas pegunungan.

Terletak di Dusun Pentingsari, Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, destinasi ini berdiri anggun di lereng selatan Gunung Merapi pada ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut.

Dibandingkan mengandalkan bangunan megah atau wahana buatan, Pentingsari justru mempertahankan pesona alam pedesaan, kearifan lokal, serta keterlibatan warga lokal (community-based tourism) sebagai daya tarik utamanya.

Daya tarik utama kawasan ini terletak pada interaksi hangat antara warga lokal dan para wisatawan.

Pengunjung tidak hanya datang untuk jalan-jalan atau sekadar mengambil foto, melainkan diundang untuk merasakan ritme kehidupan warga desa melalui program live-in.

Kamu bakal tinggal langsung di homestay milik warga yang dirawat dengan bersih, rapi, dan syarat akan keramahtamahan khas masyarakat Jawa.

Melalui pengalaman ini, kamu bisa leluasa mengobrol santai, menikmati hidangan khas rumahan, dan menyelami tata cara serta tradisi masyarakat setempat secara langsung.

Selama menetap di Desa Wisata Pentingsari, tersedia deretan kegiatan edukatif yang menarik untuk mengisi waktu liburan.

Bagi penggemar agrowisata, kamu bisa langsung masuk ke area persawahan untuk mencoba membajak tanah menggunakan kerbau atau alat tradisional, menanam benih padi, sampai belajar memanen hasil kebun.

Kegiatan seru lainnya yang selalu mengundang tawa adalah menangkap ikan langsung di kolam berlumpur atau alur sungai kecil, sebuah aktivitas favorit yang pas buat membangun keakraban keluarga maupun teman rombongan.

Selain keasrian alam dan sektor pertaniannya, pelestarian seni budaya Jawa juga menjadi jiwa dari desa ini.

Para pengunjung diajak berkenalan dengan kesenian lokal melalui latihan menari tradisional seperti Tari Punokawan atau Jathilan, belajar memetik nada pada instrumen gamelan, hingga mencoba seni membatik tulis dan merangkai wayang suket dari rumput.

Ketika malam tiba, rombongan wisatawan juga sering diundang untuk berbaur dalam tradisi kenduri, sebuah tradisi syukuran dan makan bersama yang sarat nilai kebersamaan serta gotong royong.

Untuk kamu yang menggemari petualangan dan kegiatan fisik di alam terbuka, Pentingsari juga menyediakan arena outbound yang lengkap, area camping, hingga permainan sepak bola lumpur.

Penjelajahan alam terasa makin lengkap dengan agenda river trekking atau menyusuri kesegaran aliran Sungai Kuning dan Sungai Pawon.

Di sela-sela penjelajahan tersebut, wisatawan bisa singgah ke tempat-tempat bersejarah seperti Pancuran Suci Sendangsari, Batu Dakon, serta lokasi penampungan Luweng yang menyimpan cerita perjuangan pada era Pangeran Diponegoro.

Keistimewaan lain dari Desa Wisata Pentingsari adalah komitmennya yang kuat terhadap lingkungan dan prinsip pariwisata berkelanjutan.

Warga lokal aktif mengelola sampah secara mandiri serta memproduksi aneka produk UMKM unggulan, seperti seduhan kopi lereng Merapi, racikan jamu godhog, kerajinan olahan bambu, hingga produk susu kambing dan sayuran organik.

Konsistensi dalam menjaga kelestarian alam ini membawa Desa Pentingsari meraih berbagai penghargaan internasional sebagai salah satu desa wisata terbaik berbasis keberlanjutan lingkungan.

Berjarak sekitar 23 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta atau dapat dijangkau dalam rentang waktu 45 menit berkendara, akses menuju destinasi ini terbilang cukup mudah baik untuk kendaraan pribadi maupun rombongan bus.

Fasilitas pendukung di lokasi pun sudah sangat tertata, mulai dari pendopo Joglo untuk tempat kumpul, ruang ibadah, lahan parkir luas, hingga kedai-kedai kuliner lokal.

Tak heran jika tempat ini selalu jadi incaran utama untuk program study tour sekolah, agenda gathering kantor, maupun momen liburan keluarga yang sarat edukasi.

(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : jogjaprov.go.id
desa wisata Pentingsari Edukasi Budaya sleman lereng merapi wisata jogja