Melihat Sisi Lain Kota Solo, Museum Tumurun Hadirkan Karya Seni yang Tak Biasa

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:30 WIB
Ilustrasi Museum Tumurun Solo @Tripadvisor
Ilustrasi Museum Tumurun Solo @Tripadvisor

Jawa Pos Radar Lawu - Menikmati wisata tidak selalu harus berkunjung ke tempat bersejarah atau destinasi alam.

Bagi penggemar seni, museum dapat menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu sekaligus melihat berbagai karya dengan bentuk dan konsep yang beragam.

Salah satu tempat yang menawarkan pengalaman tersebut adalah Museum Tumurun di Surakarta.

Museum Tumurun berada di Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 2/4, Surakarta, Jawa Tengah.

Tempat ini menjadi salah satu destinasi yang dapat dikunjungi bagi wisatawan yang ingin menikmati karya seni sekaligus mencari pengalaman berbeda saat berada di Solo. 

Baca Juga: Daftar Wisata NTT yang Masih Ditutup Pascagempa M 7,7, Kelimutu hingga Wae Rebo

Menyimpan Beragam Karya Seni

Museum Tumurun menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai karya seni.

Koleksinya mencakup karya seniman dengan latar dan gaya yang beragam, sehingga pengunjung dapat menemukan bentuk seni yang berbeda dalam satu tempat.

Salah satu karya yang cukup dikenal adalah Floating Eyes.

Instalasi tersebut menjadi salah satu karya yang menarik perhatian pengunjung karena memiliki ukuran yang cukup besar dan tampilan visual yang khas.

Selain instalasi, museum juga menampilkan karya seni modern dan kontemporer dari sejumlah seniman.

Keberadaan karya-karya tersebut membuat kunjungan tidak hanya menjadi aktivitas melihat benda yang dipajang.

Pengunjung dapat mengamati bentuk, warna, material, serta gagasan yang disampaikan melalui masing-masing karya.

Menghadirkan Pameran yang Berganti

Salah satu hal yang membuat Museum Tumurun menarik untuk dikunjungi adalah adanya pameran yang dapat berubah dari waktu ke waktu.

Situs resminya saat ini mencantumkan pameran “JUMAADI Yang Bersayap Rangka Daun” yang berlangsung pada 19 Juni 2026 hingga 10 Januari 2027.

Pergantian pameran memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengunjung.

Orang yang pernah datang sebelumnya dapat menemukan karya dan sudut pandang baru ketika kembali berkunjung pada periode pameran berikutnya.

Konsep tersebut membuat museum tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan karya seni.

Ruang pamer juga menjadi tempat untuk mengenalkan karya seniman kepada masyarakat sekaligus membuka kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati seni dengan cara yang lebih dekat.

Berada di Kawasan Sriwedari

Museum Tumurun terletak di kawasan Sriwedari, Kota Surakarta.

Lokasinya berada di salah satu kawasan yang menjadi bagian dari aktivitas wisata dan budaya di Solo.

Posisinya membuat museum dapat dimasukkan dalam rencana perjalanan ketika wisatawan ingin mengeksplorasi sisi lain Surakarta.

Setelah mengunjungi berbagai tempat bersejarah atau menikmati kuliner khas daerah, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan melihat karya seni di ruang pamer.

Kawasan sekitar museum juga memiliki karakter perkotaan yang membuat perjalanan menuju lokasi dapat dilakukan menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi yang tersedia di Kota Solo.

Jam Kunjungan dan Aturan yang Perlu Diperhatikan

Berdasarkan informasi terbaru pada situs resmi, Museum Tumurun buka Selasa hingga Minggu pukul 10.00–16.00 WIB. Museum tidak mencantumkan Senin sebagai hari kunjungan reguler.

Pengunjung juga dianjurkan datang sekitar 15 menit sebelum waktu kunjungan untuk melakukan konfirmasi kepada petugas.

Tiket dapat dibeli melalui situs resmi maupun langsung di tempat sesuai ketentuan.

Baca Juga: Sejuknya Tenggir Park Tawangmangu, Destinasi Wisata Alam dengan Ikon Rumah Pohon Raksasa

Ada sejumlah aturan yang perlu diperhatikan selama berada di dalam area pameran.

Museum melarang pengunjung membawa makanan dan minuman, serta beberapa perlengkapan seperti tripod dan tongkat swafoto ke area tertentu.

Pengunjung juga perlu mengikuti petunjuk petugas agar karya seni tetap terjaga.

 

Pilihan Wisata Edukasi

Museum Tumurun dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengisi perjalanan dengan kegiatan yang bersifat edukatif sekaligus rekreatif.

Berbagai karya yang ditampilkan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal dunia seni dari sudut pandang yang lebih luas.

Bagi pelajar dan anak muda, kunjungan ke museum juga dapat menjadi cara untuk mendapatkan pengalaman visual secara langsung.

Tidak hanya membaca mengenai karya seni, pengunjung dapat melihat ukuran, bentuk, tekstur, hingga penataan karya di ruang pamer.

Dengan konsep pameran yang terus berkembang, Museum Tumurun menjadi salah satu ruang seni yang melengkapi pilihan destinasi di Surakarta.

Tempat ini dapat dimasukkan dalam agenda perjalanan bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi kreatif dan modern dari Solo.

(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Pariwisata Jawa Tengah, Tumurun Museum, berbagai sumber
Museum Tumurun Wisata Seni Solo Wisata Surakarta solo karya seni