Kawah Ijen Punya Api Biru yang Hanya Bisa Dilihat di Waktu Tertentu

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Source: KawanjelajahTour
Source: KawanjelajahTour

Jawa Pos Radar Lawu - Kalau melihat Kawah Ijen dari kejauhan, hal pertama yang mencuri perhatian adalah danau kawahnya yang berwarna biru kehijauan. Namun, ada fenomena lain yang membuat tempat ini berbeda dari gunung api pada umumnya, yaitu api biru atau blue fire.

Fenomena tersebut muncul dari pembakaran gas vulkanik yang keluar melalui celah-celah di kawasan kawah. Api berwarna biru ini paling memungkinkan untuk terlihat ketika kondisi masih gelap, sehingga pengunjung biasanya harus datang pada dini hari.

Danau Kawah yang Sangat Asam

Kawah Ijen merupakan bagian dari Geopark Ijen yang berada di wilayah Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Kawah ini memiliki danau dengan warna biru kehijauan yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Bukan sekadar indah, danau kawah Ijen juga dikenal sebagai salah satu danau paling asam di dunia. Keasaman tersebut berkaitan dengan aktivitas vulkanik yang terjadi di kawasan Ijen.

Baca Juga: Ranu Kumbolo Tempat di Mana Pendakian Terasa Layak Diperjuangkan

Di Balik Pemandangannya Ada Perjuangan Penambang

Keindahan Kawah Ijen juga berdampingan dengan aktivitas penambangan belerang. Para penambang mengambil belerang dari kawasan kawah kemudian membawanya keluar melalui jalur pendakian.

Pemandangan ini menjadi bagian penting dari kehidupan di Ijen. Di satu sisi wisatawan datang untuk menikmati lanskap dan fenomena alamnya, sementara di sisi lain kawasan tersebut menjadi tempat masyarakat menggantungkan kehidupan.

Bukan Sekadar Tempat untuk Berfoto

Kawah Ijen bahkan menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark sejak 9 September 2023. Pengakuan tersebut diberikan karena kawasan Ijen memiliki nilai geologi, biologi, dan budaya yang penting.

Jadi, Kawah Ijen bukan hanya tentang danau biru atau api biru yang terlihat seperti berasal dari dunia lain. Tempat ini memperlihatkan bagaimana fenomena vulkanik, alam, dan kehidupan masyarakat bertemu dalam satu kawasan. (*)

(Magang, Anggie Putri Wijayanti - Universitas Negeri Surabaya)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Visit Indonesia, Kemeterian ESDM
healing kawah ijen banyuwangi liburan wisata