Jawa Pos Radar Lawu - Pulau Seram di Maluku punya nama yang sekilas terdengar cukup “menakutkan”. Namun, jangan salah sangka. Nama Seram ternyata tidak berkaitan dengan sesuatu yang angker atau menyeramkan.
Pulau Seram merupakan pulau terbesar di Provinsi Maluku dan memiliki kekayaan alam serta budaya yang menarik. Dalam tradisi masyarakat Maluku, pulau ini bahkan dikenal dengan sebutan Nusa Ina atau “Pulau Ibu”, karena dipercaya sebagai tempat asal-usul leluhur dan awal kehidupan masyarakat Maluku.
Asal Usul Nama Pulau Seram
Sampai sekarang, asal-usul nama “Seram” sebenarnya belum diketahui secara pasti. Salah satu cerita yang berkembang di masyarakat menyebut nama tersebut berasal dari perubahan penyebutan “Selan” atau “Siran”.
Menurut cerita tersebut, dahulu seorang lelaki tua di wilayah timur Pulau Seram sering melakukan barter dengan pedagang dari luar. Karena adanya perbedaan bahasa, pedagang tersebut menyebut masyarakat setempat dengan istilah “Selan” atau “Siran”.
Sebutan itu kemudian semakin dikenal dan dipercaya mengalami perubahan hingga menjadi “Seram”. Kisah ini merupakan versi legenda atau tradisi lisan, bukan fakta sejarah yang sudah dipastikan secara akademis. Jadi, nama Pulau Seram tidak bisa begitu saja diartikan sebagai pulau yang “menyeramkan”.
Justru Disebut Pulau Ibu
Di balik namanya yang unik, Pulau Seram mempunyai posisi penting dalam cerita asal-usul masyarakat Maluku. Dalam tradisi lokal, terdapat kisah tentang Nunusaku, sebuah wilayah di Pulau Seram yang dipercaya sebagai tempat asal orang Maluku sebelum mereka menyebar ke berbagai pulau di sekitarnya.
Hal tersebut juga membuat Seram dikenal sebagai Nusa Ina atau Pulau Ibu. Sebutan ini menggambarkan Seram sebagai tempat yang dianggap melahirkan leluhur, adat, budaya, dan kehidupan masyarakat Maluku.
Selain cerita budaya, Pulau Seram juga memiliki sejarah hunian yang panjang. Penelitian arkeologi menemukan bukti kehidupan manusia dari berbagai periode, mulai dari masa paleolitik, neolitik hingga masa sejarah.
Pulau yang Namanya Bikin Salah Paham
Nama “Seram” mungkin membuat orang yang belum mengenalnya membayangkan tempat yang misterius atau menyeramkan. Padahal, pulau ini justru dikenal dengan alam yang indah, hutan yang luas, pegunungan, hingga perairan yang masih kaya akan kehidupan.
Jadi, kalau mendengar nama Pulau Seram, jangan langsung membayangkan sesuatu yang menyeramkan. Di balik nama tersebut terdapat cerita panjang tentang masyarakat, bahasa, sejarah, dan kepercayaan yang membuat pulau ini menjadi salah satu bagian penting dari identitas budaya Maluku. (*)
(Magang, Anggie Putri Wijayanti - Universitas Negeri Surabaya)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : CRCS Universitas Gadjah Mada, Balai Bahasa Provinsi Maluku, Garba Rujukan Digital, maluku.indozone.id