Bukan Raja Ampat! Danau di Papua Ini Punya 21 Pulau di Tengahnya

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 13:00 WIB
Source: Atourin
Source: Atourin

Jawa Pos Radar Lawu - Kalau sedang menjelajahi Papua, Danau Sentani menjadi salah satu destinasi alam yang wajib masuk daftar perjalanan. Danau yang berada di wilayah Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura ini memiliki luas sekitar 9.360 hektare, sekaligus menjadi salah satu danau prioritas nasional di Indonesia.

Dari kejauhan, hamparan air biru Danau Sentani terlihat semakin cantik dengan perbukitan hijau dan pulau-pulau kecil yang tersebar di tengahnya. Pemandangan tersebut menjadi salah satu karakter yang membuat Danau Sentani berbeda dari danau lainnya di Indonesia.

Punya 21 Pulau di Tengah Danau

Salah satu keunikan Danau Sentani adalah keberadaan sekitar 21 pulau di dalam kawasan danau. Pulau-pulau tersebut sebagian besar dihuni oleh masyarakat dari suku Sentani yang memiliki adat istiadat dan budaya khas.

Keberadaan pulau-pulau tersebut membuat kawasan Danau Sentani tidak hanya menarik sebagai wisata alam, tetapi juga menjadi tempat untuk melihat kehidupan masyarakat yang sejak lama bergantung pada lingkungan danau.

Ada Ikan Endemik yang Jadi Kekayaan Papua

Keunikan Danau Sentani juga bisa ditemukan di dalam airnya. Berdasarkan kajian lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, terdapat sekitar 30 spesies ikan air tawar, dengan empat di antaranya disebut sebagai spesies endemik, yaitu ikan gabus Sentani, ikan pelangi Sentani, ikan pelangi merah, dan hiu gergaji.

Namun, keberadaan hiu gergaji perlu diberi catatan. Sumber Pemerintah Provinsi Papua menyebut spesies tersebut sudah tidak ditemukan lagi di Danau Sentani.

Menariknya, penelitian BRIN juga mencatat bahwa Danau Sentani memiliki karakter unik karena pernah dilaporkan memiliki jenis ikan air tawar sekaligus beberapa jenis ikan yang umumnya dikenal dari lingkungan laut, termasuk hiu gergaji dan belanak.

Bukan Sekadar Tempat Wisata

Danau Sentani memiliki peran penting bagi masyarakat di sekitarnya. Kawasan ini dimanfaatkan untuk perikanan, transportasi, pariwisata, hingga kegiatan adat.

Hubungan masyarakat dengan lingkungan danau juga terlihat dari keberadaan budaya sagu. Penelitian BRIN menyebut hutan sagu telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Sentani sejak nenek moyang mereka mendiami kawasan tersebut. Sagu bukan hanya digunakan sebagai sumber pangan, tetapi juga memiliki nilai filosofis dan kearifan lokal.

Baca Juga: Surga Tersembunyi di Papua, Telaga Biru Samares Punya Air Sejernih Ini

Baca Juga: Bukan Sekadar Pulau Eksotis, Raja Ampat Jadi Salah Satu Surga Laut Terbaik di Dunia

Panorama Alam yang Berpadu dengan Budaya

Selain menikmati pemandangan danau, wisatawan juga dapat mengenal budaya masyarakat Sentani yang tinggal di sekitar maupun di pulau-pulau dalam danau. Salah satu acara budaya yang terkenal adalah Festival Danau Sentani, yang menampilkan berbagai kesenian dan tradisi masyarakat setempat.

Perpaduan antara danau luas, pulau-pulau kecil, Pegunungan Cyclops, kehidupan masyarakat, dan kekayaan biodiversitas membuat Danau Sentani memiliki daya tarik yang jauh lebih luas daripada sekadar panorama alam.

Destinasi Alam Papua yang Punya Banyak Cerita

Danau Sentani bisa menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin melihat sisi Papua yang berbeda. Bukan hanya menawarkan pemandangan air biru dan perbukitan hijau, tempat ini juga menyimpan pulau-pulau berpenghuni, ikan endemik, tradisi masyarakat, serta budaya sagu yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Dengan keunikan tersebut, Danau Sentani layak disebut sebagai salah satu destinasi wisata alam dan budaya penting di Papua. (*)

(Magang, Anggie Putri Wijayanti - Universitas Negeri Surabaya)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Lingkungan Hidup Papua, Repositori karya, Ejournal BRIN
danau liburan wisata papua