Jawa Pos Radar Lawu - Jika berbicara tentang wisata di Nusa Tenggara Timur, banyak orang langsung teringat Labuan Bajo. Padahal, Savana Mausui di Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur juga menyimpan pesona yang tak kalah memukau.
Hamparan padang rumput yang luas berpadu dengan perbukitan hijau menjadikan Savana Mausui sebagai salah satu destinasi favorit bagi pencinta alam dan fotografi.
Punya Pemandangan Laut dan Gunung Sekaligus
Salah satu keunikan Savana Mausui adalah panorama yang jarang ditemukan di tempat lain. Dari beberapa titik, pengunjung dapat menikmati hamparan savana dengan latar laut biru serta Gunung Inerie yang terlihat di kejauhan saat cuaca cerah.
Saat musim hujan, padang rumput berubah menjadi hijau segar. Sebaliknya, ketika musim kemarau tiba, warna savana berubah menjadi keemasan sehingga menghadirkan suasana yang mirip padang rumput di Afrika.
Baca Juga: Bukan Cuma Indah, Kampung Wae Rebo di Flores Punya Rumah Adat yang Unik dan Penuh Makna
Kuda dan Sapi Berkeliaran Bebas
Ciri khas lain dari Savana Mausui adalah keberadaan kuda, sapi, dan kerbau milik warga yang dibiarkan merumput bebas di kawasan savana. Pemandangan ini menjadi daya tarik tersendiri karena membuat lanskap terlihat semakin alami dan fotogenik.
Tak heran jika banyak fotografer dan wisatawan datang pada pagi atau sore hari untuk mengabadikan momen dengan latar padang rumput yang luas.
Surga bagi Pencinta Alam
Selain berburu foto, Savana Mausui juga cocok untuk trekking ringan, menikmati matahari terbit maupun terbenam, hingga sekadar bersantai menikmati udara segar. Suasana yang masih tenang membuat destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi lain keindahan Flores.
Dengan panorama alam yang masih asri dan belum terlalu ramai, Savana Mausui menjadi salah satu hidden gem yang layak masuk dalam daftar perjalanan saat berkunjung ke Nusa Tenggara Timur. (*)
(Magang, Anggie Putri Wijayanti - Universitas Negeri Surabaya)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Visit Manggarai Timur, RRI Ende