Jawa Pos Radar Lawu - Awal tahun menjadi kabar menggembirakan bagi dunia pariwisata Jawa Timur.
Berbagai festival budaya, seni, hingga karnaval yang selama ini menjadi daya tarik wisata kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Tak hanya menghadirkan hiburan, deretan agenda tersebut juga diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan dan menggerakkan roda perekonomian daerah.
Sebanyak 11 event dari Jawa Timur resmi terpilih sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Program unggulan Kementerian Pariwisata yang menghimpun agenda wisata terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
11 Event Jawa Timur Lolos Seleksi KEN 2026
Seluruh agenda yang masuk KEN 2026 telah melalui proses kurasi oleh tim kurator independen.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek.
Mulai dari inovasi penyelenggaraan, tata kelola acara dan keuangan, strategi promosi, hingga dampaknya terhadap masyarakat serta sektor pariwisata.
Daftar 11 Event Jawa Timur dalam KEN 2026
- Festival Rujak Uleg – Surabaya, 9 Mei 2026
- Surabaya Vaganza – Surabaya, 23 Mei 2026
- Festival Nasional Reog Ponorogo – Ponorogo, 6–15 Juni 2026
- Segoro Topeng Kaliwungu – Lumajang, 27–28 Juni 2026
- Festival Ronthek – Pacitan, 3–5 Juli 2026
- Banyuwangi Ethno Carnival – Banyuwangi, 10–12 Juli 2026
- Jember Fashion Carnaval – Jember, 24–26 Juli 2026
- Tong Tong Night Market – Kota Malang, 30 Juli–2 Agustus 2026
- Festival Jaranan Trenggalek Terbuka – Trenggalek, 21–27 September 2026
- Festival Musik Tong Tong – Sumenep, 17–18 Oktober 2026
- Gandrung Sewu – Banyuwangi, 22–24 Oktober 2026
- Reog Ponorogo dan JFC Raih Predikat Top KEN 2026
Dari seluruh agenda yang terpilih, Festival Nasional Reog Ponorogo dan Jember Fashion Carnaval (JFC) berhasil masuk dalam kategori Top KEN 2026.
Predikat tersebut diberikan karena kedua event dinilai konsisten menghadirkan penyelenggaraan berkualitas.
Memiliki daya tarik yang kuat bagi wisatawan, serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.
Sebagai gambaran, penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval pada 2025 tercatat menghasilkan perputaran ekonomi sekitar Rp120 miliar, menunjukkan besarnya kontribusi event terhadap sektor ekonomi lokal.
Event Jadi Penggerak Pariwisata Jawa Timur
Kementerian Pariwisata turut mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang mendeklarasikan diri sebagai provinsi event.
Berbagai kegiatan, mulai dari festival budaya, pertunjukan seni, konser musik, MICE, hingga wisata olahraga.
Dinilai mampu memperkuat daya tarik destinasi sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, sekitar 30 persen kunjungan wisatawan ke Jawa Timur dipengaruhi oleh penyelenggaraan berbagai event.
Salah satu segmen yang terus berkembang adalah sport tourism, terutama di kalangan milenial dan Gen Z.
Sport Tourism Jadi Fokus Pengembangan ke Depan
Pemerintah terus mendorong setiap daerah untuk mengembangkan wisata berbasis event sebagai strategi memperkuat sektor pariwisata.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan sport tourism, yaitu konsep wisata yang memadukan olahraga, petualangan, dan pengalaman berwisata.
Melalui strategi tersebut, diharapkan semakin banyak wisatawan berkualitas yang datang ke Jawa Timur.
Memiliki lama tinggal lebih panjang, membelanjakan lebih banyak selama perjalanan, serta mendukung pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Azarine Nirwasita Zada, Politeknik Negeri Madiun
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu