Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

PLBN Aruk di Sambas, Gerbang Perbatasan yang Kini Jadi Ikon Baru Kalimantan Barat

Tim Content Writer Radar Lawu • Jumat, 10 Juli 2026 | 14:30 WIB
 Foto: Anggie Putri Wijayanti
Foto: Anggie Putri Wijayanti

Jawa Pos Radar Lawu - Berada di ujung barat Pulau Kalimantan, terdapat sebuah kawasan perbatasan yang kini tak lagi identik dengan citra terpencil. PLBN Aruk di Kabupaten Sambas hadir dengan wajah modern yang menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus gerbang utama Indonesia menuju Malaysia. Tak hanya berfungsi sebagai pos lintas batas, kawasan ini juga menarik perhatian wisatawan yang ingin melihat langsung salah satu perbatasan negara dengan fasilitas yang tertata rapi.

PLBN Aruk, Wajah Baru Perbatasan Indonesia

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk terletak di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Lokasinya berbatasan langsung dengan Biawak, Sarawak, Malaysia.

Sejak diresmikan, PLBN Aruk menjadi simbol pembangunan kawasan perbatasan Indonesia. Bangunan utamanya memiliki desain modern yang dipadukan dengan sentuhan budaya lokal, sehingga tampil megah sekaligus mencerminkan identitas Kalimantan Barat.

Selain melayani aktivitas keluar-masuk masyarakat lintas negara, kawasan ini juga menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang penasaran melihat kehidupan di wilayah perbatasan Indonesia.

Fasilitas Modern dan Tertata

Berbeda dengan anggapan bahwa kawasan perbatasan identik dengan fasilitas terbatas, PLBN Aruk justru dilengkapi berbagai sarana pendukung yang nyaman.

Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:

  1. Gedung pemeriksaan imigrasi dan bea cukai.
  2. Area parkir yang luas.
  3. Ruang tunggu yang nyaman.
  4. Mushola dan toilet umum.
  5. Area terbuka yang sering dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto.

Lingkungannya yang bersih dan tertata membuat banyak wisatawan sengaja singgah untuk menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen di gerbang perbatasan Indonesia.

Menjadi Destinasi Wisata Edukasi

Mengunjungi PLBN Aruk bukan hanya tentang melihat bangunan megah. Wisatawan juga dapat mengenal bagaimana proses pelayanan lintas negara berlangsung serta memahami pentingnya keberadaan kawasan perbatasan bagi keamanan dan perekonomian Indonesia.

Bagi masyarakat Kalimantan Barat, PLBN Aruk menjadi bukti bahwa wilayah perbatasan kini berkembang menjadi kawasan yang lebih maju dan representatif.

Tak sedikit pengunjung yang datang hanya untuk berfoto di depan bangunan utama atau papan nama PLBN Aruk yang menjadi ikon kawasan tersebut.

Tips Berkunjung ke PLBN Aruk

Agar kunjungan lebih nyaman, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Datang pada pagi atau sore hari agar cuaca tidak terlalu terik.
  2. Tetap mematuhi aturan keamanan karena kawasan ini merupakan fasilitas negara.
  3. Siapkan identitas diri jika diperlukan saat memasuki area tertentu.
  4. Jaga kebersihan selama berada di kawasan PLBN.

PLBN Aruk membuktikan bahwa kawasan perbatasan bukan hanya menjadi pintu keluar-masuk negara, tetapi juga wajah Indonesia yang modern, tertata, dan layak dikunjungi. Bagi wisatawan yang menjelajahi Kalimantan Barat, tempat ini bisa menjadi destinasi singgah yang menawarkan pengalaman berbeda sekaligus memperlihatkan bagaimana pembangunan telah mengubah kawasan perbatasan menjadi lebih maju. (*)

Anggie Putri Wijayanti, Univeristas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
#PLBN Aruk #sambas kalimantan barat #perbatasan indonesia malaysia