Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Snorkeling di Karimunjawa? Kenali Dulu Babi Laut yang Banyak Ditemui di Pulau Menjangan Besar

Tim Content Writer Radar Lawu • Senin, 6 Juli 2026 | 13:40 WIB
Dokumentasi babi laut yang banyak dijumpai di dasar perairan Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa. Guide mengimbau wisatawan untuk tidak menyentuhnya karena durinya dapat membahayakan. (Foto: Anggie Putri Wijayanti)
Dokumentasi babi laut yang banyak dijumpai di dasar perairan Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa. Guide mengimbau wisatawan untuk tidak menyentuhnya karena durinya dapat membahayakan. (Foto: Anggie Putri Wijayanti)

 

Snorkeling di Karimunjawa? Kenali Dulu Babi Laut yang Banyak Ditemui di Pulau Menjangan Besar

Jawa Pos Radar Lawu - Berenang di perairan jernih Karimunjawa memang menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Selain disuguhi ikan-ikan tropis dan terumbu karang yang indah, wisatawan juga akan menjumpai banyak babi laut yang tersebar di dasar perairan Pulau Menjangan Besar. Meski terlihat diam, biota laut ini tidak boleh disentuh karena memiliki duri yang dapat membahayakan.

Pulau Menjangan Besar menjadi salah satu destinasi snorkeling favorit di Karimunjawa. Keanekaragaman biota laut yang hidup di kawasan ini membuat wisatawan bisa melihat berbagai spesies secara langsung di habitat aslinya, termasuk babi laut yang mudah ditemukan di sekitar terumbu karang.

Babi Laut Banyak Dijumpai di Dasar Perairan

Saat melakukan snorkeling, wisatawan dapat melihat babi laut dengan duri-duri panjang berwarna hitam yang menempel di dasar laut maupun di sela-sela batu karang. Keberadaannya menjadi bagian dari ekosistem bawah laut yang masih terjaga di Pulau Menjangan Besar.

Meski tampak tidak bergerak, babi laut tetap menjadi biota yang perlu diwaspadai agar aktivitas snorkeling berlangsung aman.

Guide Ingatkan Wisatawan Jangan Menyentuhnya

Sebelum wisatawan turun ke air, guide terlebih dahulu memberikan arahan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan selama snorkeling. Salah satu yang paling ditekankan adalah larangan menyentuh babi laut.

Menurut penjelasan guide, duri babi laut dapat membahayakan apabila mengenai tubuh. Karena itu, wisatawan diminta tetap menjaga jarak, memperhatikan gerakan saat berenang, dan menghindari kontak langsung dengan biota tersebut.

Arahan tersebut diberikan agar seluruh peserta dapat menikmati aktivitas snorkeling dengan aman tanpa mengganggu kehidupan biota laut.

Baca Juga: Snorkeling di Karimunjawa Jadi Pengalaman yang Sulit Dilupakan, Keindahan Bawah Lautnya Bikin Takjub

Baca Juga: Bikin Deg-degan! Berenang Bersama Hiu di Pulau Menjangan Besar Punya Aturan yang Wajib Dipatuhi

Baca Juga: Bingung Mau ke Mana di Karimunjawa? Peta Wisata Ini Bisa Jadi Panduan Liburan

Nikmati Keindahan Bawah Laut dengan Bijak

Selain menjaga keselamatan diri, wisatawan juga diajak untuk menghormati ekosistem bawah laut dengan tidak menyentuh biota laut maupun menginjak terumbu karang. Sikap tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian alam Karimunjawa agar tetap dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.

Bagi banyak wisatawan, bertemu langsung dengan babi laut menjadi pengalaman menarik selama snorkeling. Namun, pengalaman tersebut tetap harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap arahan guide agar aktivitas wisata berlangsung aman, nyaman, sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan laut. (*)

Anggie Putri Wijayanti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
#babi laut #snorkeling #karimunjawa #laut