Jawa Pos Radar Lawu - Tak hanya dikenal sebagai Kota Wali, Gresik juga menyimpan kekayaan budaya dan kuliner yang khas dan autentik.
Mulai dari souvenir bernilai seni tinggi hingga jajanan tradisional legendaris, oleh-oleh dari Gresik memiliki ciri unik yang sulit ditemukan di daerah lain.
Jika kamu berkunjung ke Gresik, tujuh oleh-oleh khas berikut ini wajib masuk tas sebelum pulang.
1. Damar Kurung
Damar Kurung adalah souvenir paling ikonik dari Gresik. Bentuknya menyerupai lentera dengan lukisan naratif yang menggambarkan kehidupan masyarakat, tradisi, hingga nilai religius.
Berbeda dengan lampion Asia Timur, Damar Kurung memiliki akar sejarah panjang sejak abad ke-15 pada masa Majapahit. Secara filosofis, “damar” berarti api kecil dan “kurung” bermakna terbungkus yang melambangkan cahaya kehidupan dalam keterbatasan.
Souvenir bernilai seni ini bisa dibeli langsung di kawasan Tlogopojok, Gresik, tempat maestro Damar Kurung legendaris Mbah Masmundari berasal.
2. Songkok Gresik
Sebagai kota santri, Gresik dikenal sebagai sentra produksi songkok berkualitas tinggi. Salah satu yang paling terkenal adalah Songkok Awing, yang telah diproduksi sejak 1986 dan dikenal awet serta nyaman dipakai.
Songkok khas Gresik bahkan telah menembus pasar internasional seperti Malaysia, Brunei, Singapura, hingga Timur Tengah. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di sekitar kawasan Makam Sunan Giri dan Sunan Gresik.
3. Pudak
Pudak merupakan makanan khas Gresik yang sangat legendaris dan nyaris tak ditemukan di daerah lain. Terbuat dari campuran tepung beras, santan, dan gula, pudak dibungkus menggunakan pelepah pinang atau ope.
Varian pudak cukup beragam, mulai dari pudak putih berbahan gula pasir, pudak merah dari gula jawa, hingga pudak hijau dengan aroma pandan. Namun perlu diingat, pudak hanya bertahan sekitar tiga hari, sehingga paling nikmat dikonsumsi segera.
4. Kue Jubung
Kue Jubung adalah jajanan tradisional berbentuk kecil menyerupai jenang, dibungkus pelepah pinang, dan memiliki tekstur kenyal. Rasanya manis gurih dengan aroma khas ketan hitam yang dipadukan taburan wijen sangrai.
Bahan utamanya meliputi tepung ketan hitam, ketan putih, gula merah, santan, vanili, dan wijen, menjadikannya camilan tradisional yang kaya rasa.
5. Ndog Badher
Ndog Badher adalah camilan khas Gresik berbahan dasar telur, biasanya telur puyuh atau ayam, yang direbus, dibumbui, lalu dibalut adonan tepung sebelum digoreng hingga renyah.
Rasanya gurih dengan tekstur kriuk di luar dan lembut di dalam. Camilan ini sering disajikan dalam acara hajatan dan tradisi masyarakat lokal.
6. Jenang Ayas
Jenang Ayas memiliki bentuk memanjang dengan warna-warni cerah yang menggoda selera. Teksturnya lembut, manis, dan diberi taburan wijen di bagian atasnya.
Jajanan ini mudah ditemukan di pusat oleh-oleh maupun kawasan wisata Gresik dan kerap menjadi favorit anak-anak hingga orang dewasa.
7. Petis Udang Gresik
Bagi pencinta kuliner nusantara, Petis Udang Gresik adalah oleh-oleh yang wajib dibawa pulang. Terbuat dari sari udang pilihan, petis ini memiliki warna kehitaman, aroma khas, dan rasa gurih yang kuat.
Petis udang Gresik sangat cocok digunakan sebagai pelengkap rujak, lontong, tahu campur, hingga berbagai masakan tradisional Jawa Timur. (fin)
Editor : AA Arsyadani