Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

6 Tempat Wisata Tersembunyi di Lumajang yang Jarang Diketahui, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun 2025

Sukma Maharani Putri • Sabtu, 13 Desember 2025 | 22:35 WIB
Air Terjun Kabut Pelangi
Air Terjun Kabut Pelangi

Jawa Pos Radar Lawu - Bagi kamu yang gemar menjelajah alam dan mencari suasana liburan yang tenang, Lumajang menyimpan banyak destinasi wisata tersembunyi yang belum banyak dikunjungi wisatawan.

Mulai dari air terjun megah, danau sunyi, hingga hutan bambu yang menenangkan, berikut enam rekomendasi wisata hidden gem di Lumajang yang layak masuk daftar liburanmu.

1. Air Terjun Kabut Pelangi

Air Terjun Kabut Pelangi terletak di Desa Pronojiwo dan masih satu kawasan dengan Tumpak Sewu, namun jumlah pengunjungnya jauh lebih sedikit. Nama “Kabut Pelangi” berasal dari fenomena pelangi kecil yang kerap muncul akibat bias cahaya matahari di antara butiran air.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus melakukan trekking menuruni bukit dan menyeberangi sungai. Meski cukup menantang, keindahan air terjun tinggi dengan tebing hijau yang megah membuat rasa lelah terbayar lunas. Suasananya sangat cocok untuk melepas penat.

2. Ranu Lading

Ranu Lading merupakan danau alami yang berada tak jauh dari Ranu Klakah, tetapi memiliki suasana jauh lebih sepi. Danau ini dikelilingi kebun kopi dan kawasan hutan, sehingga udaranya terasa sejuk dan segar.

Tempat ini cocok bagi pencinta ketenangan, fotografi alam, atau sekadar menikmati pagi sambil bersantai. Ranu Lading menjadi salah satu destinasi underrated di Lumajang dengan panorama yang menenangkan.

3. Pantai Watu Pecah

Pantai Watu Pecah berada di Kecamatan Tempursari dan masih jarang dikunjungi wisatawan karena akses jalannya belum sepenuhnya mulus. Kondisi tersebut justru membuat pantai ini tetap alami dan relatif bersih.

Nama pantai ini berasal dari suara ombak besar yang menghantam batu karang hingga terdengar seperti bunyi “pecah”. Pantai Watu Pecah terkenal dengan panorama matahari terbenam yang indah, memadukan langit jingga dengan pasir pantai berwarna gelap.

4. Goa Tetes

Goa Tetes terletak tidak jauh dari Tumpak Sewu, namun sering luput dari perhatian wisatawan. Padahal, goa ini memiliki formasi batuan unik dengan aliran air yang menetes dari atas, menciptakan suasana dramatis dan sedikit mistis.

Pengunjung dapat masuk ke dalam goa untuk melihat stalaktit dan aliran air kecil di bagian dalam. Karena jalurnya cukup licin, disarankan mengenakan alas kaki yang aman untuk menghindari tergelincir.

5. Puncak B30

Puncak B30 dikenal sebagai alternatif Puncak B29 yang lebih populer. Jaraknya hanya sekitar 10–15 menit dari B29, dengan panorama yang tak kalah menawan.

Dari puncak ini, pengunjung bisa menikmati hamparan lautan awan di pagi hari dengan latar Gunung Semeru dan perbukitan hijau. Suasananya jauh lebih sepi, sehingga cocok untuk camping atau menikmati alam tanpa keramaian.

6. Hutan Bambu Sumbermujur

Hutan Bambu Sumbermujur terletak di Kecamatan Candipuro dan menjadi salah satu hidden gem yang belum banyak disorot wisatawan. Begitu memasuki kawasan ini, suasana sejuk dan damai langsung terasa.

Cahaya matahari yang menembus sela-sela batang bambu menciptakan pemandangan yang indah dan fotogenik. Di area hutan tersedia spot duduk dan jembatan bambu kecil, cocok untuk piknik santai bersama teman atau keluarga. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Liburan Akhir Tahun 2025 #Goa Tetes #Air Terjun Kabut Pelangi #lumajang #wisata lumajang