Jawa Pos Radar Lawu - Grobogan tak hanya menawarkan panorama alam memukau, tetapi juga destinasi edukatif yang unik.
Mulai dari fenomena alam langka, situs sejarah, hingga desa wisata penuh pengetahuan, setiap tempat menghadirkan pengalaman belajar yang seru sekaligus menyenangkan.
Berikut rangkuman 9 wisata edukasi terbaik di Grobogan yang wajib dikunjungi untuk liburan sekaligus menambah wawasan.
1. Bledug Kuwu
-
Lokasi: Desa Kuwu, Kradenan, Grobogan
-
Jam Buka: 06.00–18.00 WIB
-
Tiket: Rp 5.000 (hari biasa), Rp 20.000 (hari libur)
Fenomena alam unik berupa letupan lumpur alami setiap 2–3 menit ini berasal dari gas metana bercampur mineral. Pengunjung bisa belajar sekaligus melihat bagaimana lumpur dimanfaatkan warga sebagai bahan bleng—pengawet tradisional bernilai jual.
2. Api Abadi Mrapen
-
Lokasi: Desa Manggarmas, Odong, Grobogan
-
Jam Buka: 08.00–17.00 WIB
-
Tiket: Rp 2.500
Api alami yang tak pernah padam ini berasal dari gas bumi. Tempat bersejarah ini digunakan untuk menyalakan obor GANEFO (1963) dan PON (1983). Waktu terbaik berkunjung adalah malam hari, saat nyala api terlihat dramatis dan magis.
3. Lumpur Kesongo
-
Lokasi: Kradenan, Grobogan & Desa Gabusan, Jati, Blora
-
Jam Buka: 06.00–17.00 WIB
-
Tiket: Gratis
Fenomena letupan lahar dingin ini unik, dengan ritual menuangkan susu cair ke titik “Keraton” untuk melihat luapan lumpur. Ada juga fenomena “Kurdo”, luapan lumpur bertekanan tinggi yang menarik wisatawan untuk belajar sains alam.
4. Tugu Lasi
-
Lokasi: Desa Mrisi, Tanggungharjo, Grobogan
-
Jam Buka: 05.00–18.00 WIB
-
Tiket: Gratis
Area penambangan batu yang eksotis ini mirip White Canyon. Dinding bebatuan alami menjadi spot foto favorit, terutama sore hari saat banyak kelelawar keluar dari celah tebing.
5. Desa Wisata Banjarejo
-
Lokasi: Gabus, Grobogan
-
Jam Buka: 07.00–18.00 WIB
-
Tiket: Rp 10.000
Desa ini terkenal sebagai pusat penemuan fosil hewan purba dan artefak sejarah. Rumah Fosil Banjarejo menampilkan fosil gajah, badak, kerbau, rusa, hingga manusia purba, serta artefak seperti arca, koin kuno, dan keramik Cina. Desa ini juga menyelenggarakan Festival Jerami dengan patung raksasa dari jerami.
6. Bendungan Klambu
-
Lokasi: Desa Penganten, Klambu, Grobogan
-
Jam Buka: 24 Jam
-
Tiket: Gratis
Dulunya infrastruktur irigasi, kini menjadi lokasi favorit untuk fotografi dengan panorama bendungan yang unik. Pagi dan sore hari adalah waktu terbaik untuk menikmati cahaya lembut.
7. Masjid K.H. Burham
-
Lokasi: Jengglong Barat, Purwodadi, Grobogan
-
Jam Buka: 24 Jam
-
Tiket: Gratis
Masjid bersejarah dengan arsitektur Jawa klasik ini menjadi destinasi wisata religi dan ziarah. Tempatnya tenang, cocok untuk belajar sejarah penyebaran Islam di Grobogan.
8. Agrowisata Kebun Belimbing
-
Lokasi: Desa Tawangharjo, Tarub, Grobogan
-
Jam Buka: 07.00–17.00 WIB
-
Tiket: Gratis
-
Kontak: 085878498294
Pengunjung dapat memetik belimbing langsung dari kebun, belajar cara budidaya, memilih buah berkualitas, dan memanen dengan benar. Harga belimbing di lokasi sekitar Rp 12.000/kg.
9. Makam Ki Ageng Selo
-
Lokasi: Desa Selo, Tawangharjo, Grobogan
-
Jam Buka: 24 Jam
-
Tiket: Gratis
Makam tokoh besar yang dihormati masyarakat ini populer untuk ziarah, terutama pada hari-hari besar keagamaan. (fin)
Editor : AA Arsyadani