Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Api yang Tak Pernah Padam di Grobogan Itu Menjadi Saksi Sejarah Pembukaan Ganefo 1963 dan Pon 1983

Sukma Maharani Putri • Rabu, 10 Desember 2025 | 15:55 WIB
Api Abadi Mrapen
Api Abadi Mrapen

Jawa Pos Radar Lawu - Grobogan tak hanya menawarkan panorama alam memukau, tetapi juga destinasi edukatif yang unik.

Mulai dari fenomena alam langka, situs sejarah, hingga desa wisata penuh pengetahuan, setiap tempat menghadirkan pengalaman belajar yang seru sekaligus menyenangkan.

Berikut rangkuman 9 wisata edukasi terbaik di Grobogan yang wajib dikunjungi untuk liburan sekaligus menambah wawasan.

1. Bledug Kuwu

Fenomena alam unik berupa letupan lumpur alami setiap 2–3 menit ini berasal dari gas metana bercampur mineral. Pengunjung bisa belajar sekaligus melihat bagaimana lumpur dimanfaatkan warga sebagai bahan bleng—pengawet tradisional bernilai jual.

2. Api Abadi Mrapen

Api alami yang tak pernah padam ini berasal dari gas bumi. Tempat bersejarah ini digunakan untuk menyalakan obor GANEFO (1963) dan PON (1983). Waktu terbaik berkunjung adalah malam hari, saat nyala api terlihat dramatis dan magis.

3. Lumpur Kesongo

Fenomena letupan lahar dingin ini unik, dengan ritual menuangkan susu cair ke titik “Keraton” untuk melihat luapan lumpur. Ada juga fenomena “Kurdo”, luapan lumpur bertekanan tinggi yang menarik wisatawan untuk belajar sains alam.

4. Tugu Lasi

Area penambangan batu yang eksotis ini mirip White Canyon. Dinding bebatuan alami menjadi spot foto favorit, terutama sore hari saat banyak kelelawar keluar dari celah tebing.

5. Desa Wisata Banjarejo

Desa ini terkenal sebagai pusat penemuan fosil hewan purba dan artefak sejarah. Rumah Fosil Banjarejo menampilkan fosil gajah, badak, kerbau, rusa, hingga manusia purba, serta artefak seperti arca, koin kuno, dan keramik Cina. Desa ini juga menyelenggarakan Festival Jerami dengan patung raksasa dari jerami.

6. Bendungan Klambu

Dulunya infrastruktur irigasi, kini menjadi lokasi favorit untuk fotografi dengan panorama bendungan yang unik. Pagi dan sore hari adalah waktu terbaik untuk menikmati cahaya lembut.

7. Masjid K.H. Burham

Masjid bersejarah dengan arsitektur Jawa klasik ini menjadi destinasi wisata religi dan ziarah. Tempatnya tenang, cocok untuk belajar sejarah penyebaran Islam di Grobogan.

8. Agrowisata Kebun Belimbing

Pengunjung dapat memetik belimbing langsung dari kebun, belajar cara budidaya, memilih buah berkualitas, dan memanen dengan benar. Harga belimbing di lokasi sekitar Rp 12.000/kg.

9. Makam Ki Ageng Selo

Makam tokoh besar yang dihormati masyarakat ini populer untuk ziarah, terutama pada hari-hari besar keagamaan. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#makam ki ageng selo #wisata grobogan #desa wisata banjarejo #Api Abadi Mrapen