Jawa Pos Radar Lawu - Demak bukan hanya Kota Wali yang kaya sejarah, tapi juga menyimpan banyak destinasi wisata terbaru yang menarik dikunjungi.
Baik untuk liburan keluarga, sekadar healing, atau hunting foto, semuanya bisa kamu temukan di kota ini.
Berikut lima wisata Demak yang wajib masuk bucket list tahun 2025:
1. Demak Green Garden (DeGeGa) – Wisata Keluarga Terluas dan Seru
Berlokasi di Desa Gempolsongo, Kecamatan Mijen, Demak Green Garden atau DeGeGa menawarkan kawasan wisata seluas lebih dari 100 hektar. Aktivitas seru yang bisa dicoba meliputi:
-
Keliling taman naik delman
-
Menantang adrenalin dengan ATV
-
Santai naik kereta wisata
-
Spot foto Instagramable
-
Wahana air seperti bebek air, perahu, dan jetski
Pertunjukan jetski Bajak Laut Rawa Mijen menjadi favorit pengunjung karena memeriahkan suasana. -
Tiket masuk: Rp5.000 (hari biasa), Rp10.000 (akhir pekan & hari libur)
-
Jam buka: Senin–Jumat 08.00–17.00 WIB | Sabtu, Minggu & Hari Libur 07.00–17.00 WIB
-
Alamat: Jl. Babalan–Prawoto Km. 1, Mijen, Demak
Baca Juga: Mengintip Keindahan Ekowisata Kali Talang, Permata Alam Baru di Klaten
2. Hutan Mangrove Morosari
Di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Hutan Mangrove Morosari menawarkan suasana damai, sejuk, dan instagramable. Kamu bisa menyusuri jembatan kayu di antara pohon bakau sambil menikmati udara pesisir.
Keunikan: Makam Syekh Abdullah Mudzakir serta habitat burung bangau dan bekantan.
Tips foto: Datang saat golden hour pagi atau sore.
Tiket masuk: Rp5.000
Alamat: Desa Bedono, Sayung, Demak
3. Masjid Agung Demak
Masjid Agung Demak, dibangun abad ke-15 oleh Sunan Kalijaga, menjadi ikon penyebaran Islam di Jawa. Arsitektur Jawa Kuno, atap limasan, hingga dinding keramik Vietnam menambah pesonanya.
Rekomendasi: Kunjungi Museum Masjid Agung Demak untuk melihat peninggalan sejarah Wali Songo.
Lokasi: Jl. Sultan Fattah No. 57, Bintoro, Demak
Tiket Museum: Mulai Rp20.000
Durasi kunjungan: ± 2 jam
Spot tambahan: Makam Kadilangu
4. Pantai Glagah Wangi Istambul
Terletak di Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, pantai ini terkenal dengan pasir hitam eksotis dan jalur mangrove. Pengunjung bisa naik perahu melewati hutan bakau sebelum tiba di pantai, cocok untuk healing dan hunting foto.
Tiket masuk: Rp15.000 (sudah termasuk perahu)
Parkir: Motor Rp2.000 | Mobil Rp5.000
Jam buka: 08.00 – 17.00 WIB
Patokan lokasi: Dekat Jembatan Wonokerto Karangtengah, KM 7 Pantura Semarang–Demak
5. Kuil Hok Tek Bio
Kuil Hok Tek Bio di Jalan Siwalan No. 3, Bintoro, menampilkan arsitektur megah dengan warna merah khas Tionghoa dan patung naga kembar yang fotogenik.
Selain menikmati keindahan budaya, kamu bisa membeli oleh-oleh berupa alat musik rebana yang dijual di sekitar kuil.
Catatan: Pada hari tertentu, klenteng fokus untuk ibadah; cek jadwal sebelum berkunjung. (fin)
Editor : AA Arsyadani