Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

5 Destinasi Wisata Tersembunyi di Brebes yang Menakjubkan Hati Membuat Liburan Kian Terasa Tenang dan Alami

Sukma Maharani Putri • Jumat, 21 November 2025 | 01:01 WIB

 

 

 

Waduk Malahayu yang berlokasi di Kecamatan Banjarharjo, dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1934–1937.
Waduk Malahayu yang berlokasi di Kecamatan Banjarharjo, dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1934–1937.

Jawa Pos Radar Lawu - Brebes tidak hanya dikenal dengan telur asin dan bawang merah. Kabupaten di Jawa Tengah ini rupanya menyimpan sederet lokasi wisata tersembunyi yang masih alami dan belum tersentuh arus wisata massal.

Mulai dari air terjun eksotis, pantai berpasir putih yang menenangkan, kebun teh bersejarah, waduk era kolonial, hingga padang savana yang jarang diketahui publik.

Beragam destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin melepas penat dan mencari suasana liburan yang berbeda dari biasanya.

Berikut lima wisata tersembunyi di Brebes yang patut masuk dalam rencana perjalananmu.

1. Curug Putri Brebes – Air Terjun Alami yang Tenang dan Asri

Curug Putri yang terletak di Desa Padanama, Kecamatan Sirampog, merupakan destinasi ideal bagi pencinta suasana alam yang masih murni.

Air terjun setinggi 25 meter ini dikelilingi hutan lebat dan tebing batu yang menciptakan nuansa damai. Letaknya yang terpencil membuat keasrian Curug Putri tetap terjaga.

Akses menuju lokasi cukup menantang, namun pemandangan yang didapat sepadan.

Air yang mengalir dari Kalipedes ini juga menjadi batas antara Desa Dukuhbenda, Bumijawa, dan Padanama.

Tiket masuk sangat terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000, bahkan pada beberapa waktu cukup dengan sumbangan sukarela. Curug Putri terbuka 24 jam, tetapi waktu ideal berkunjung adalah pukul 07.00–17.00.

2. Pantai Randusanga – Pantai Pasir Putih yang Tenang dan Nyaman

Pantai Randusanga hanya berjarak sekitar lima kilometer dari pusat Kota Brebes.

Pantai ini menawarkan hamparan pasir putih sepanjang dua kilometer dengan suasana yang tidak terlalu ramai.

Pohon-pohon rimbun di sekitar kawasan pantai menyediakan banyak titik teduh untuk bersantai.

Pengunjung dapat menikmati piknik, bermain voli pantai, atau menunggu matahari terbenam.

Harga tiket masuk amat terjangkau, hanya Rp7.000–Rp8.000, dengan biaya parkir yang ramah di kantong.

Pantai buka 24 jam, namun sore hari menjadi waktu terbaik untuk berkunjung.

3. Agrowisata Kaligua – Kebun Teh dengan Panorama Pegunungan

Agrowisata Kaligua di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, berada di ketinggian antara 1.500–2.050 mdpl. Kebun teh seluas 620 hektar ini menawarkan udara sejuk dan nuansa hijau yang menenangkan.

Didirikan pada tahun 1832 dan dikelola oleh PTPN IX, kawasan ini memiliki nilai historis yang kuat.

Wisatawan dapat berjalan di antara hamparan tanaman teh, menikmati pemandangan Gunung Slamet, hingga mencicipi teh hitam Kaligua yang terkenal.

Tiket masuk sebesar Rp20.000 sudah termasuk akses ke sejumlah spot wisata. Pengunjung juga bisa menginap di villa yang tersedia.

4. Waduk Malahayu – Waduk Bersejarah dengan Pemandangan Perbukitan

Waduk Malahayu yang berlokasi di Kecamatan Banjarharjo, dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1934–1937.

Selain berfungsi sebagai sumber irigasi, waduk ini menjadi destinasi wisata berkat pemandangan air jernih dan perbukitan yang mengelilinginya.

Pengunjung dapat berjalan santai, menikmati wahana air, atau mencoba berbagai olahan ikan segar di warung sekitar.

Tiket masuk relatif murah, Rp5.000–Rp10.000. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi atau sore hari ketika cuaca lebih teduh.

5. Savana Gunung Lio – Padang Rumput Tersembunyi untuk Healing

Gunung Lio di Kecamatan Salem menyuguhkan padang savana luas yang jarang diketahui wisatawan.

Berada di ketinggian 850 mdpl, kawasan ini memiliki kombinasi pemandangan hutan pinus, air terjun, dan lembah yang bisa dieksplor dalam satu rute perjalanan.

Savana ini ideal untuk camping dan fotografi. Wisatawan juga bisa mampir ke Kalibaya Park yang terkenal dengan spot fotonya.

Harga tiket masuk Gunung Lio mulai dari Rp3.000 pada hari biasa hingga Rp5.000 saat akhir pekan.

Sementara Kalibaya Park mematok tiket Rp10.000–Rp15.000. Area ini buka setiap hari pukul 07.00–16.00. (fin)

 

Editor : AA Arsyadani
#kebun teh #Waduk Malahayu #Wisata Brebes #Agrowisata Kaligua