Jawa Pos Radar Lawu - Kalau kamu lagi pengin liburan ke kota yang punya budaya kuat dan suasana adem, Ponorogo wajib banget masuk daftar. Kota ini bukan cuma tentang Reog aja, tapi juga penuh pesona dari pagi sampai malam!
Pagi: Menyapa Alam dan Udara Segar
Mulailah hari di Telaga Ngebel, destinasi paling populer di Ponorogo. Lokasinya sekitar 30 menit dari pusat kota, tapi dijamin worth it banget.
Udaranya sejuk, pemandangan air dan pegunungan di sekelilingnya bikin tenang. Sambil menikmati kabut pagi, kamu bisa sarapan pecel Ngebel atau mi rebus pedes khas warung pinggir telaga.
Kalau suka jalan santai, kamu bisa lanjut ke Bukit Cumbri, salah satu spot favorit pendaki ringan. Dari puncaknya, panorama lembah dan kabut pagi benar-benar memanjakan mata.
Siang: Jelajah Budaya dan Kuliner
Baca Juga: 7 Gunung Pendek Paling Indah di Indonesia, Cocok Buat Pendaki Pemula dan Liburan Anti Mainstream
Menjelang siang, waktunya balik ke kota. Jangan lupa mampir ke Museum Reog Ponorogo untuk melihat sejarah dan koleksi topeng Reog yang keren banget. Kadang juga ada latihan Reog di halaman depan yang seru banget buat ditonton langsung!
Kalau perut mulai lapar, arahkan langkah ke pusat kuliner Jalan HOS Cokroaminoto. Di sini banyak pilihan makanan khas, seperti:
Sate Ponorogo yang dagingnya lembut dan bumbunya manis gurih, Jenang Sriti yang legit, dan tentu saja pecel Ponorogo dengan sambal kacang khasnya yang agak manis.
Sore: Ngopi dengan Pemandangan Hijau
Sore hari di Ponorogo paling nikmat dinikmati dengan secangkir kopi di Kopi Selo Ageng atau Kopi Gunung Bayangkaki. Tempatnya punya pemandangan sawah dan pegunungan yang tenang banget.
Buat yang suka foto-foto, banyak juga spot hits seperti Bukit Teletubbies Pudak, yang rumputnya hijau membentang luas.
Malam: Reog dan Cahaya Kota
Begitu malam turun, Alun-Alun Ponorogo mulai hidup. Ada banyak jajanan malam, dari bakso, soto, sampai jagung bakar.
Kadang juga ada pertunjukan Reog di area sekitar alun-alun, apalagi saat malam Minggu atau menjelang Grebeg Suro.
Suasananya meriah banget ada musik gamelan, kostum warna-warni, dan atraksi barongan yang bikin takjub.
Sehari di Ponorogo rasanya belum cukup buat menjelajahi semua pesonanya. Tapi dalam satu hari aja, kamu udah bisa ngerasain tiga hal utama kota ini: alam yang menenangkan, budaya yang hidup, dan kuliner yang bikin ketagihan.
Jadi kalau kamu pengin liburan yang nggak cuma jalan-jalan tapi juga berasa “nyambung” sama suasana lokal, Ponorogo jawabannya.
Editor : Nur Wachid