Jawa Pos Radar Lawu - Pasuruan bukan cuma punya wisata alam sejuk, tapi juga deretan candi bersejarah yang menakjubkan.
Mulai dari Candi Jawi yang megah di kaki gunung, Candi Gunung Gangsir yang penuh misteri, hingga Candi Belahan yang terkenal dengan sumber air sucinya.
Kesemuanya bisa kamu jelajahi tanpa biaya masuk!
1. Candi Jawi
Kalau kamu ingin liburan sambil belajar sejarah, Candi Jawi wajib banget masuk daftar destinasi wisata akhir tahun 2025-mu!
Terletak di Desa Prigen, Pasuruan, candi ini berdiri megah di tengah udara pegunungan yang sejuk dan panorama hijau yang menenangkan.
Menurut catatan sejarah, Candi Jawi merupakan peninggalan Raja Kertanegara, raja terakhir dari Kerajaan Singhasari.
Bangunan ini diperkirakan dibangun pada awal abad ke-13 dengan arsitektur perpaduan Hindu–Budha yang sangat khas.
Candi setinggi 24,5 meter ini terbuat dari batu andesit yang terkenal kokoh dan tahan cuaca.
Bentuknya ramping dan elegan, menjadikan Candi Jawi salah satu ikon wisata budaya paling indah di Jawa Timur.
Yang menarik, tiket masuk ke Candi Jawi gratis, hanya dikenakan biaya parkir Rp2.000 untuk kendaraan bermotor.
Alamat: Jl. Raya Prigen, Jawi, Candi Wates, Prigen, Pasuruan, Jawa Timur
Jam Buka: Setiap hari, 07.00 – 17.00 WIB
Tiket Masuk: Gratis (hanya bayar parkir)
2. Candi Gunung Gangsir
Berikutnya ada Candi Gunung Gangsir, candi megah yang berada di Dusun Keboncandi, Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Pasuruan.
Candi ini dikenal juga dengan sebutan Candi Kebon oleh masyarakat sekitar.
Candi Gunung Gangsir merupakan candi bercorak Buddha yang dibangun dari batu andesit merah kecokelatan.
Candi ini termasuk salah satu candi tertua di Jawa Timur, dan memiliki cerita mistis yang menarik.
Konon, di dalam bangunan candi ini pernah ditemukan benda-benda berharga yang diduga berasal dari masa kerajaan kuno.
Sayangnya, candi ini sempat digali oleh pihak tak bertanggung jawab.
Ajaibnya, struktur candi tetap kokoh dan utuh hingga sekarang.
Candi Gunung Gangsir dibuka untuk umum setiap hari selama 24 jam, dan tidak dikenakan tiket masuk.
Jadi kamu bisa datang kapan pun untuk menikmati suasana spiritual dan sejarah yang kental di sini.
Alamat: Dusun Keboncandi, Gunung Gangsir, Beji, Pasuruan, Jawa Timur
Jam Buka: 24 Jam
Tiket Masuk: Gratis
3. Candi Belahan
Terakhir, ada Candi Belahan, yang juga dikenal dengan nama Candi Sumber Tetek.
Terletak di Desa Belahan, Wonosunyo, Gempol, Pasuruan, candi ini terkenal karena pemandian alami dengan air yang keluar dari dua arca Dewi.
Candi ini dipercaya sebagai tempat pemandian Raja Airlangga, dan sumber airnya diyakini memiliki nilai spiritual serta menyegarkan tubuh dan jiwa.
Selain sebagai situs sejarah, tempat ini juga menjadi spot wisata alam dan religi yang ramai dikunjungi wisatawan setiap tahunnya.
Suasana sekitar Candi Belahan masih alami, dengan pepohonan rindang dan udara sejuk khas pegunungan Gempol.
Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin liburan tenang, reflektif, sekaligus berfoto dengan latar sejarah Jawa kuno.
Alamat: Desa Belahan, Wonosunyo, Gempol, Pasuruan, Jawa Timur
Jam Buka: 07.00 – 17.00 WIB
Tiket Masuk: Gratis
Tiga candi tersebut bisa jadi pilihan liburan akhir tahun yang seru sekaligus menambah wawasan. (fin)