Jawa Pos Radar Lawu - Pasuruan dikenal tak hanya dengan keindahan alamnya, tetapi juga potensi agrowisata yang semakin populer di tahun 2025.
Dari taman herbal, kebun apel, hingga kawasan buah tropis, semua bisa jadi tempat seru untuk belajar dan rekreasi bersama keluarga.
Inilah tiga destinasi agrowisata unggulan di Pasuruan yang wajib kamu kunjungi tahun ini!
1. Condido Agro Herbal
Bagi kamu yang ingin berwisata sambil belajar tentang tanaman herbal, Condido Agro Herbal bisa jadi pilihan ideal.
Berlokasi di kawasan sejuk Desa Tutur, Pasuruan, tempat ini merupakan pusat budidaya tanaman herbal yang telah berdiri sejak tahun 1997.
Selain tanaman obat, pengunjung juga akan disuguhi pesona bunga hias populer seperti Gerbera, Krisan, Calla Lily, dan Leather Leaf.
Tempat ini sering dijadikan lokasi studi dan wisata edukatif bagi pelajar maupun pencinta tanaman, karena pengunjung dapat langsung belajar tentang berbagai jenis flora yang bermanfaat.
Dengan tiket masuk hanya Rp7.000, kamu bisa menikmati taman bunga yang asri, suasana pedesaan yang tenang, dan spot foto bernuansa alami.
Alamat: Jl. Nongkojajar Km No.3, Teratai, Karang Sentul, Gondang Wetan, Pasuruan, Jawa Timur.
2. Kebun Apel Khrisna
Siapa bilang petik apel cuma bisa di Malang?
Di Kebun Apel Khrisna, kamu bisa merasakan pengalaman memetik apel langsung dari pohonnya sambil menikmati udara sejuk khas pegunungan Tutur, Pasuruan.
Kebun seluas 1.100 hektar ini bukan hanya tempat wisata, tapi juga sarana edukatif untuk belajar tentang penanaman, perawatan, dan panen buah apel.
Kegiatan ini sangat disukai keluarga karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan untuk anak-anak.
Dengan tiket masuk Rp20.000 per orang, pengunjung bebas makan apel sepuasnya di kebun — gratis untuk dikonsumsi di tempat!
Alamat: Desa Andono, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur
Jam buka: 08.00–18.00 WIB
3. Agrowisata Bhakti Alam
Jika kamu ingin menjelajahi taman buah tropis terbesar di Pasuruan, Agrowisata Bhakti Alam wajib masuk daftar kunjunganmu.
Terletak di kawasan Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, destinasi ini berdiri di lahan seluas 60 hektare dan menampilkan lebih dari 15 jenis tanaman buah tropis, seperti durian, semangka, melon, dan buah naga.
Meski pengunjung tidak diperbolehkan memetik buah langsung, kamu tetap bisa membeli hasil panen segar di area penjualan.
Selain kebun buah, Bhakti Alam juga menawarkan wahana air, restoran, taman kuliner, hingga area bermain anak, menjadikannya destinasi lengkap untuk liburan keluarga.
Harga tiket:
Hari biasa: Rp30.000
Akhir pekan & hari libur: Rp45.000
Jam buka: Setiap hari, 08.00–17.00 WIB
Tiga agrowisata ini membuktikan bahwa Pasuruan bukan sekadar tempat singgah menuju Bromo, tapi juga destinasi penuh pengalaman edukatif dan rekreasi keluarga.
Jadi, kalau kamu ingin liburan yang seru sekaligus bermanfaat, Pasuruan 2025 wajib masuk dalam rencana perjalananmu! (fin)
Editor : AA Arsyadani