Jawa Pos Radar Lawu - Kalau kamu sedang berkunjung ke Kota Pasuruan, jangan hanya mampir ke alun-alunnya saja!
Di sekitar Alun-Alun Pasuruan ternyata ada banyak tempat wisata menarik yang bisa kamu jelajahi.
Mulai dari wisata religi, alam, sejarah, hingga pantai dengan pesona alami.
Lokasinya pun berdekatan, sehingga kamu bisa menikmati semuanya dalam satu hari tanpa perlu keluar jauh dari pusat kota.
Yuk, simak 7 rekomendasi tempat wisata dekat Alun-Alun Pasuruan berikut ini!
1. Payung Madinah
Jika kamu berkunjung ke Alun-Alun Pasuruan, jangan lupa singgah ke Payung Madinah, ikon wisata yang berdampingan langsung dengan Masjid Jami’ Al-Anwar.
Di sini terdapat 12 payung hidrolik raksasa yang bisa membuka dan menutup otomatis, menyerupai payung di Masjid Nabawi, Madinah.
Selain menikmati keindahan arsitektur modernnya, pengunjung juga dapat berziarah ke makam KH. Abdul Hamid, ulama kharismatik yang sangat dihormati masyarakat Pasuruan.
Jam buka:
-
Senin–Jumat: 07.30–17.00 WIB
-
Sabtu–Minggu: 07.30–21.00 WIB
(Catatan: Payung tidak dibuka saat cuaca ekstrem.)
2. Hutan Mangrove Kota Pasuruan
Ingin menikmati suasana hijau tanpa jauh dari kota?
Coba kunjungi Hutan Mangrove Pasuruan yang berlokasi di Kelurahan Tambaan, Kecamatan Panggungrejo.
Hutan seluas 144 hektar ini diresmikan pada Desember 2024 dan membentang sepanjang 2 km di pesisir Desa Penunggul.
Kamu bisa berjalan di dermaga kayu sambil menikmati udara segar atau duduk santai di kafe kecil di tengah hutan.
Selain panorama indah, hutan ini juga menjadi habitat burung kuntul, kepiting bakau, dan ikan belanak.
Semua itu cocok untuk healing dan berburu foto estetik.
3. Taman Kota Pasuruan (Taman Pahlawan)
Untuk kamu yang ingin bersantai di jantung kota, Taman Kota Pasuruan atau Taman Pahlawan bisa jadi pilihan tepat.
Berlokasi di Jalan Pahlawan No.16, Pekuncen, taman ini sudah ada sejak tahun 1930-an.
Dahulu dikenal sebagai Burgemeester Boissevain Park, taman ini kini menjadi tempat favorit untuk olahraga ringan, jalan-jalan sore, dan piknik keluarga.
Di sekitar taman juga terdapat berbagai situs bersejarah seperti Gedung Harmoni, Makam Pahlawan, dan Radio Rama Pati yang menambah nilai edukatif destinasi ini.
4. Dam Pleret 1904
Pecinta wisata sejarah wajib mampir ke Dam Pleret, bendungan peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1904.
Terletak di Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek (sekitar 5 km dari pusat kota), tempat ini menawarkan suasana pedesaan yang asri.
Pengunjung bisa mencoba berbagai aktivitas seperti ATV, perahu kano, trekking, hingga belajar budidaya tiram dan padi.
Selain itu, terdapat kafe, spot foto, dan area keluarga yang membuat tempat ini ideal untuk wisata edukatif dan rekreasi.
5. Taman Ria Surapati
Dinamai untuk mengenang Pahlawan Nasional Untung Surapati, taman ini menjadi salah satu ruang publik terpopuler di Pasuruan.
Dengan area hijau yang luas, Taman Ria Surapati kerap digunakan untuk jogging, kumpul komunitas, hingga festival budaya.
Udara yang sejuk dan suasana yang ramah keluarga membuat taman ini cocok dikunjungi sore hari untuk bersantai atau berfoto ria.
6. Pantai Punggung
Bagi pencinta laut, Pantai Punggung wajib masuk daftar kunjungan.
Pantai ini memiliki pemandangan eksotis berupa laut biru dan tebing batu yang menawan.
Masih sepi pengunjung, pantai ini ideal untuk menikmati ketenangan alam.
Waktu terbaik untuk datang adalah pagi hari saat matahari terbit atau sore menjelang senja.
Namun, karena fasilitas masih terbatas, disarankan membawa bekal sendiri agar lebih nyaman.
7. Pantai Lekok
Rekomendasi terakhir adalah Pantai Lekok, yang terletak di Kecamatan Lekok, sekitar 30 menit dari pusat kota Pasuruan.
Pantai ini terkenal dengan olahraga tradisional khas nelayan bernama “Ski Lot”, yaitu meluncur di atas lumpur menggunakan papan kayu.
Biasanya digelar seminggu setelah Lebaran, tepat saat Hari Raya Ketupat, suasananya sangat meriah dan penuh keseruan!
Selain atraksi unik ini, Pantai Lekok juga menawarkan panorama laut alami dan udara segar khas pesisir. (fin)
Editor : AA Arsyadani