Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Rammang-Rammang Maros, Surga Karst Dunia di Sulawesi Selatan yang Bikin Takjub

Mizan Ahsani • Minggu, 9 November 2025 | 17:45 WIB
Ilustrasi Rammang-Rammang Maros
Ilustrasi Rammang-Rammang Maros

Jawa Pos Radar Lawu - Rammang-Rammang adalah destinasi wisata alam yang menjadi kebanggaan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kawasan ini terkenal dengan gugusan pegunungan karst yang menjulang megah dan sering dijuluki sebagai “Guilin-nya Indonesia”.

Keindahan alamnya begitu memesona, dengan perpaduan antara sungai, tebing batu kapur, dan hamparan hijau yang menenangkan.

Berada di kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Rammang-Rammang merupakan salah satu kawasan karst terbesar ketiga di dunia.

Tidak heran jika tempat ini menjadi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati suasana alam khas Sulawesi yang masih alami.

Daya Tarik dan Keindahan Alam Rammang-Rammang

Daya tarik utama Rammang-Rammang adalah perjalanan menyusuri Sungai Pute dengan perahu tradisional.

Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi pemandangan tebing batu kapur yang menjulang tinggi di antara hijaunya pepohonan.

Suasana tenang dan udara segar membuat perjalanan ini terasa seperti melintasi negeri dongeng.

Selain itu, terdapat sejumlah destinasi menarik di kawasan ini, seperti:

1. Kampung Berua – Desa kecil di tengah pegunungan karst dengan rumah panggung khas Bugis dan pemandangan sawah hijau yang menakjubkan.

2. Goa Bulu Barakka – Gua alami dengan formasi stalaktit dan stalagmit yang unik.

Baca Juga: Menapaki Jejak Spiritual di Jawa Timur: Dari Makam Wali hingga Gunung Keramat yang Dipercaya Penuh Berkah dan Misteri Ilahi

3. Telaga Bidadari – Kolam alami berair jernih yang tersembunyi di antara batu kapur.

4. Goa Telapak Tangan – Situs prasejarah dengan jejak lukisan telapak tangan manusia purba.

Keempat lokasi ini menawarkan keindahan berbeda, menjadikan Rammang-Rammang bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga kawasan penuh nilai sejarah dan budaya.

Panduan Menuju Rammang-Rammang

Lokasi Rammang-Rammang berada di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.

Dari Kota Makassar, perjalanan darat memakan waktu sekitar 40–50 menit menuju Dermaga Rammang-Rammang.

Setelah sampai di dermaga, pengunjung bisa menyewa perahu tradisional (kapal jolloro) untuk menelusuri Sungai Pute.

Biaya sewa perahu berkisar antara Rp250.000–Rp350.000 per perahu (maksimal 5–7 orang), tergantung jarak dan tujuan wisata di dalam kawasan.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Waktu terbaik mengunjungi Rammang-Rammang adalah pagi hari (06.00–09.00 WITA) atau sore menjelang matahari terbenam (15.00–17.30 WITA).

Pada waktu tersebut, suhu udara masih sejuk, dan pencahayaan alami memberikan nuansa dramatis pada pemandangan karst serta refleksi air sungai yang memukau.

Harga Tiket dan Fasilitas

Tiket masuk kawasan: Rp10.000 per orang

Sewa perahu: Rp250.000–Rp350.000 per rombongan

Parkir kendaraan: Rp5.000–Rp10.000

Fasilitas umum: area parkir, gazebo, toilet, warung makan, dan penginapan sederhana

Bagi yang ingin menginap, tersedia homestay dan penginapan lokal di sekitar Kampung Berua dengan tarif mulai dari Rp200.000 per malam.

Tips Berkunjung ke Rammang-Rammang

Gunakan topi, kacamata hitam, dan sunscreen untuk melindungi diri dari panas.

Datang pagi-pagi agar mendapatkan pencahayaan terbaik untuk fotografi.

Bawa uang tunai karena belum banyak fasilitas pembayaran digital.

Jangan lupa membawa kamera atau drone untuk mengabadikan keindahan alamnya.

Jaga kebersihan dan etika, karena kawasan ini merupakan wilayah konservasi alam dan budaya.

Dengan keindahan karst yang memukau, keaslian alam yang masih terjaga, dan suasana tenang yang menenangkan jiwa, Rammang-Rammang di Maros menjadi salah satu destinasi wisata alam terbaik di Indonesia.

Bagi pecinta alam dan petualangan, tempat ini bukan hanya sekadar objek wisata tetapi pengalaman spiritual dan visual yang sulit dilupakan.

(*/naz)
Penulis: Indah Fitri Nugraheni/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#sulawesi selatan #wisata rammang-rammang #kabupaten maros #wisata alam #Taman Nasional Bantimurung #destinasi alam