Jawa Pos Radar Lawu - Pulau Lombok menyimpan keindahan alam yang memukau, termasuk Air Terjun Benang Kelambu yang menawan.
Berada di kaki Gunung Rinjani, air terjun ini memukau dengan aliran air tipis seperti benang yang menetes lembut dari tebing, tertutup dedaunan lebat sehingga menimbulkan suasana tenang dan damai.
Yang membuat Benang Kelambu unik adalah sumber airnya. Tidak berasal dari sungai, air muncul dari beberapa mata air di sekeliling tebing, kemudian jatuh ke kolam alami di bawahnya.
Kolam ini kerap dijadikan tempat mandi dan berendam wisatawan yang ingin merasakan kesegaran air murni.
Air terjun ini memiliki tiga tingkatan, masing-masing tingginya 30 meter, 10 meter, dan 5 meter, menambah dramatis pemandangan yang memukau mata.
Selain pesona alamnya, air terjun ini menyimpan kisah legenda Dewi Anjani. Warga percaya dulunya Dewi Anjani, penunggu Gunung Rinjani, mandi di sini.
Dari mitos itu, banyak wisatawan percaya air Benang Kelambu punya khasiat, mulai dari kesehatan hingga awet muda.
Kejernihan air yang bisa diminum langsung, dan fakta ilmiah bahwa air membutuhkan 200 tahun untuk muncul sebagai mata air, semakin menambah daya tariknya.
Akses ke lokasi cukup mudah. Berjarak sekitar 30 km dari Kota Mataram, perjalanan sekitar satu jam menggunakan kendaraan bermotor.
Wisatawan bisa menikmati air terjun setiap hari dari pukul 07.00 hingga 17.30 WITA. Biaya retribusi sangat terjangkau, hanya Rp3 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp10 ribu bagi wisatawan asing.
Air Terjun Benang Kelambu bukan sekadar destinasi alam biasa. Di sini, pengunjung bisa menikmati kesejukan, keindahan air yang murni, sekaligus merasakan cerita legenda yang membuat setiap kunjungan menjadi pengalaman tak terlupakan.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun