Jawa Pos Radar Lawu - Di lereng barat Gunung Merapi, tepatnya di Desa Nglumut, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, berdiri sebuah destinasi unik yang memadukan fungsi infrastruktur dan wisata alam: Taman Sabo Dam Nglumut.
Tempat ini bukan sekadar bendungan pengendali lahar, tetapi telah bertransformasi menjadi taman wisata yang indah dan edukatif, menawarkan pengalaman berlibur yang berbeda dari tempat-tempat lain di Magelang.
Dari Pengendali Lahar Jadi Destinasi Wisata
Sabo Dam Nglumut awalnya dibangun untuk menahan dan mengendalikan material lahar dingin dari Gunung Merapi, terutama saat terjadi erupsi. Struktur beton besar ini berfungsi menjaga aliran sungai agar tidak membawa endapan pasir dan batu ke permukiman di bawahnya.
Namun, keindahan alam di sekitarnya justru menarik perhatian masyarakat. Aliran air yang jernih, tebing-tebing hijau, serta bentuk sabo dam yang kokoh dan artistik menjadikannya tempat rekreasi dan spot foto alami.
Kini, kawasan tersebut dikenal sebagai Taman Sabo Dam Nglumut, destinasi baru yang cocok untuk wisata keluarga, gowes, atau sekadar bersantai menikmati udara pegunungan.
Panorama Alam Lereng Merapi
Begitu tiba di lokasi, pengunjung akan disambut oleh pemandangan perbukitan dan aliran sungai yang mengalir di bawah sabo dam. Airnya bening, berpadu dengan udara sejuk khas lereng Merapi yang menyegarkan.
Dari atas bendungan, mata akan dimanjakan oleh panorama lembah luas dengan latar gunung yang gagah di kejauhan.
Di sekitar bendungan, warga setempat menata taman sederhana dengan jalur setapak, gazebo, dan area duduk santai. Tempat ini juga menjadi favorit para pesepeda karena rute menuju sabo dam penuh tantangan dengan jalur berkelok dan pemandangan yang menawan.
Spot Foto dan Aktivitas Menarik
Taman Sabo Dam Nglumut kini dikenal sebagai spot foto Instagramable di Magelang bagian utara. Struktur sabo dam yang menjulang dan bentuk aliran sungainya menciptakan latar foto yang unik. Saat pagi atau sore hari, cahaya matahari yang jatuh di antara pepohonan menambah kesan dramatis.
Selain berfoto, pengunjung dapat melakukan beberapa aktivitas menarik seperti:
-Bersepeda (gowes) melewati rute sabo dam dan perkampungan Nglumut
-Piknik ringan bersama keluarga di taman sekitar
-Menikmati udara segar dan suara alam di tepian sungai
-Belajar tentang fungsi sabo dam, cocok untuk wisata edukasi bagi anak-anak dan pelajar
Akses dan Lokasi
Taman Sabo Dam Nglumut berjarak sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Magelang. Akses menuju lokasi cukup mudah karena sudah terdapat papan petunjuk arah menuju Srumbung dan Nglumut.
Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun empat. Jalannya berkelok khas pegunungan, namun sudah diaspal dan terawat.
Dari area parkir, pengunjung hanya perlu berjalan kaki beberapa menit untuk sampai di area utama taman.
Fasilitas dan Harga Tiket
Meskipun masih sederhana, Taman Sabo Dam Nglumut sudah memiliki fasilitas dasar yang memadai seperti:
-Area parkir luas
-Gazebo dan tempat duduk santai
-Warung kecil milik warga
-Taman mini dan spot foto
-Area bermain anak sederhana
Harga tiket masuk sangat terjangkau — umumnya hanya dikenakan tarif parkir kendaraan (sekitar Rp2.000 untuk sepeda, Rp5.000 untuk motor, dan Rp10.000 untuk mobil).
Waktu Terbaik Berkunjung
Waktu terbaik untuk datang ke Taman Sabo Dam Nglumut adalah pagi atau sore hari, saat cuaca cerah dan udara terasa sejuk. Pada akhir pekan, kawasan ini sering dipadati oleh komunitas sepeda dan pengunjung lokal yang menikmati suasana damai di bawah kaki Merapi.(galuh-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid