Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Napak Tilas Santri Pejuang! 7 Destinasi Religi yang Menginspirasi di Hari Santri Nasional

Nur Wachid • Kamis, 23 Oktober 2025 | 00:30 WIB

Makam Sunan Bonang
Makam Sunan Bonang

Jawa Pos Radar Lawu - Setiap 22 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Santri Nasional,momen yang mengingatkan kita pada peran besar santri dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga moral bangsa.

Di balik kehidupan sederhana mereka, para santri memiliki tradisi yang kuat dalam berziarah dan berwisata religi.

Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan, tetapi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para ulama dan sarana memperdalam keimanan. Dari ujung Jawa hingga Madura, inilah sejumlah wisata religi paling populer di kalangan santri Indonesia.

1. Makam KH. Hasyim Asy’ari – Jombang

Tak ada tempat yang lebih ikonik bagi kalangan santri selain makam KH. Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama dan pendiri Pondok Pesantren Tebuireng.

Setiap Hari Santri, ribuan peziarah dari berbagai pesantren datang ke Jombang untuk berdoa dan mengenang perjuangan beliau.

Kompleks makam ini dikelola dengan rapi, dilengkapi Museum Islam Indonesia KH. Hasyim Asy’ari yang menampilkan sejarah perjuangan kaum santri dan perkembangan pesantren di Indonesia.

Suasana khusyuk berpadu dengan rasa bangga, karena dari tempat inilah semangat keislaman dan nasionalisme santri lahir.

Lokasi: Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Jombang

Daya tarik: Makam ulama besar, museum Islam Indonesia, dan suasana pesantren bersejarah

2. Makam Sunan Ampel – Surabaya

Sunan Ampel dikenal sebagai salah satu anggota Walisongo yang berperan besar dalam menyebarkan Islam di Jawa Timur. Kompleks Makam Sunan Ampel menjadi pusat ziarah terbesar di Surabaya, dan sering dikunjungi santri dari berbagai daerah.

Selain berziarah, pengunjung dapat menunaikan salat di Masjid Sunan Ampel yang megah dengan arsitektur khas Arab dan Jawa. Di sekitarnya, terdapat Kampung Arab Surabaya kawasan dengan suasana Islami yang kental, lengkap dengan toko kitab, busana muslim, dan pernak-pernik religi.

Lokasi: Jalan Ampel Suci, Surabaya

Daya tarik: Makam wali, masjid tua, dan suasana religius khas Timur Tengah

3. Makam Sunan Kalijaga – Demak

Sebagai salah satu wali yang dikenal bijak dan kreatif dalam berdakwah, Sunan Kalijaga menjadi sosok yang sangat dihormati di kalangan santri. Makamnya terletak di Desa Kadilangu, Demak, dan setiap Hari Santri, ribuan jamaah datang untuk berziarah dan mengikuti doa bersama.

Di kawasan ini juga berdiri Masjid Agung Demak, simbol kejayaan Islam di masa Kesultanan Demak. Arsitekturnya yang unik,dengan atap tumpang tiga dan tiang saka guru dari kayu jati,menjadi saksi perpaduan budaya dan spiritualitas Jawa-Islam.

Lokasi: Kadilangu, Demak, Jawa Tengah

Daya tarik: Makam Sunan Kalijaga, Masjid Agung Demak, dan tradisi doa bersama

4. Makam Sunan Gunung Jati – Cirebon

Sunan Gunung Jati, yang dikenal sebagai penyebar Islam di wilayah Jawa Barat, memiliki kompleks makam megah di Cirebon. Tempat ini menjadi salah satu destinasi ziarah utama bagi santri dari berbagai pesantren di Jawa Barat dan Banten.

Keunikan makam ini terletak pada arsitekturnya yang memadukan unsur Tionghoa, Arab, dan Jawa, mencerminkan harmoni antarbudaya dalam penyebaran Islam.

Ziarah ke tempat ini sering disertai pembacaan tahlil, doa bersama, dan tabarruk (mengambil berkah spiritual dari para wali).

Lokasi: Desa Astana, Gunung Jati, Kabupaten Cirebon

Daya tarik: Kompleks makam megah, arsitektur multikultural, dan tradisi ziarah santri

5. Makam Sunan Bonang – Tuban

Di pesisir utara Jawa Timur, Makam Sunan Bonang menjadi destinasi religi penting bagi kalangan pesantren. Sunan Bonang dikenal dengan metode dakwahnya yang lembut dan penuh seni, terutama melalui gamelan dan tembang Jawa.

Suasana di kompleks makam ini selalu ramai namun tertib, terutama menjelang Hari Santri. Para santri biasanya datang dalam rombongan, melantunkan shalawat, dan berdoa bersama di bawah rindangnya pepohonan.

Lokasi: Jalan KH. Mustain, Tuban

Daya tarik: Makam wali, masjid tua, dan suasana spiritual khas pesisir

6. Makam KH. Maimoen Zubair – Rembang

Sosok KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen) sangat dihormati di kalangan pesantren. Makam beliau di Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, kini menjadi salah satu tempat ziarah paling ramai dikunjungi santri.

Ziarah ke makam Mbah Moen tidak hanya untuk berdoa, tapi juga menjadi sarana merenungkan perjuangan beliau dalam menyebarkan ilmu dan dakwah penuh kasih.

Banyak rombongan santri datang untuk “ngalap berkah”, sekaligus memperkuat rasa cinta kepada ulama dan guru spiritual mereka.

Lokasi: Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang

Daya tarik: Makam ulama karismatik, suasana pesantren yang hidup, dan kegiatan doa bersama

7. Makam Syekh Yusuf Tajul Khalwati – Gowa, Sulawesi Selatan

Tidak hanya di Jawa, tradisi wisata religi santri juga meluas hingga Indonesia bagian timur. Salah satu yang terkenal adalah Makam Syekh Yusuf Tajul Khalwati, ulama besar sekaligus pahlawan nasional dari Gowa.

Makam ini menjadi pusat ziarah bagi para santri di Sulawesi Selatan, khususnya dari pesantren-pesantren Makassar. Selain berziarah, mereka juga mengenal perjuangan Syekh Yusuf yang gigih dalam menegakkan keadilan dan menyebarkan Islam ke berbagai penjuru negeri.

Lokasi: Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan

Daya tarik: Makam pahlawan nasional, wisata religi Nusantara, dan nilai sejarah perjuangan

Ziarah: Tradisi yang Menyambung Ilmu dan Doa

Bagi santri, berziarah bukan sekadar kunjungan, melainkan bentuk penghormatan kepada guru-guru terdahulu dan upaya menjaga rantai keilmuan (sanad). Di setiap langkah perjalanan menuju makam ulama, terkandung nilai tawadhu, rasa syukur, dan keinginan untuk meneladani perjuangan mereka.

Melalui wisata religi ini, para santri belajar bahwa ilmu dan iman tidak akan berarti tanpa penghormatan kepada para pendahulu.(galuh-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#Makam KH Maimoen Zubair #hari santri nasional #makam sunan ampel #Makam Syekh Yusuf Tajul Khalwati #wisata religi #Makam Kh Hasyim Asy'ari #22 oktober #Makam Sunan Kalijaga #santri #makam sunan bonang #makam sunan gunung jati